Sampah Menumpuk di Monumen Perjuangan, Ini Penjelasan DLH Kota Bandung

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memberikan klarifikasi terkait kondisi penumpukan sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan (Monju). DLH memastikan, kondisi tersebut bukan akibat pembiaran, melainkan bagian dari proses penanganan yang dilakukan secara bertahap sesuai jadwal operasional.

Sekretaris DLH Kota Bandung, Dadang Setiawan menjelaskan, sampah yang tampak di kawasan tersebut berasal dari area taman Monumen Juang yang berada dalam wilayah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan merupakan sampah dari area taman Monumen Juang yang berada di dalam kawasan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dadang.

Ia menuturkan, pengelolaan dan pengangkutan sampah di lokasi tersebut telah memiliki jadwal rutin yang dijalankan melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PK2 UPT Sampah Kota Bandung.

Menurutnya, kondisi penumpukan yang terlihat saat ini merupakan bagian dari proses penanganan bertahap yang mengikuti jadwal operasional yang telah ditentukan.

Baca Juga:

TPA Sarimukti Kembali Dibuka, 1.025 Personel Dikerahkan Tangani Sampah Kota Bandung di 71 Titik

Darurat Sampah, Farhan Ajak Warga Ubah Budaya di Momentum Idulfitri

“Kondisi yang terlihat merupakan bagian dari proses penanganan bertahap sesuai jadwal operasional, bukan merupakan pembiaran,” jelasnya.

Meski demikian, DLH Kota Bandung tidak tinggal diam. Dadang menyebut, percepatan penanganan tetap dilakukan di lapangan sebagai respons terhadap kondisi yang berkembang, meskipun belum memasuki jadwal pengangkutan.

“Penanganan tetap kami upayakan dan dipercepat di lapangan, sebagai bentuk respons cepat, meskipun belum masuk jadwal pengangkutan,” jelasnya.

Ia memastikan, Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat koordinasi lintas kewenangan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar penanganan sampah di kawasan tersebut dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian