Sadis dan Terencana, Pelaku Pembunuhan di Bandung Barat Terancam Hukuman mati

pembunuhan bandung barat
Ijal (31) tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban Didi Hartanto (42) warga Perumahan Bumi Citra Indah (BCI), Kabupaten Bandung Barat. (Tri/Teropongmedia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG BARAT, TEROPONGMEDIA.ID — Ijal (31) tersangka pelaku pembunuhan terhadap korban Didi Hartanto (42) warga Perumahan Bumi Citra Indah (BCI), Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terancam hukuman mati.

Kapolres Cimahi, AKBP Aldi Subartono menjelaskan, Polisi menjerat tersangka dengan pasal 340 KUHPidana atau pembunuhan berencana setelah diketahui tersangka menyiapkan alat yang digunakan membunuh dua hari sebelum kejadian.

“Kami sangkakan pasal 340 KUHPidana atau pembunuhan berencana setelah kami melakukan serangkaian penyelidikan yang konfrehensif, ancaman hukuman maksimal pidana mati,” kata Aldi saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jumat (19/4/2024).

Aldi menjelaskan, secara komprehensif serangkaian penyidikan dan penyelidikan telah dilakukan dan telah mengumpulkan sejumlah alat bukti, pemeriksaan saksi-saksi sehingga memperoleh konstruksi hukum yang terbangun mengungkap fakta ini terang benderang.

Pengungkapan kasus pembunuhan sadis hingga jasad korban dikubur pelaku ini berawal dari laporan kehilangan dari keluarga korban pada 30 Maret 2024.

“Kerabat korban berinisial A melaporkan bahwa korban DH sudah seminggu tidak dapat dihubungi. Termasuk, tidak ditemukan di kediamannya. Tim Inafis dan Reskrim Polres Cimahi bergerak ke TKP melakukan pengecekan atau olah TKP awal sampai dengan pukul 12 malam,” ujarnya.

BACA JUGA: Jalan Depan Kantor Pemda Bandung Barat Rusak, Warga Tanam Pohon Pisang

Ketika tim sudah di lokasi, kata Aldi, untuk mencari informasi dan mengecek situasi lingkungan, tim menduga ada sesuatu yang janggal dan mengendus bahwa korban hilang karena tindak kejahatan.

“Kemudian kami membentuk tim gabungan Reskrim dan Krimum Polda Jabar untuk melaksanakan penyelidikan guna mencari tahu keberadaan korban,” terangnya.

Hasil penyelidikan, ditemukan fakta korban DH menjadi korban kejahatan. Selanjutnya, tim terus bergerak sampai menemukan alat bukti yang diduga telah dikuasai pelaku yang telah dititipkan di rumah orang tua dan mertua pelaku, yakni di sepeda motor dan sertifikat.

“Pada akhirnya, pada 15 April 2024 tim berhasil mengamankan diduga pelaku berisinial I di daerah Cianjur. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah menghabisi korban pada 23 Maret 2024 pukul 23.00 WIB,” paparnya.

Berangkat dari situ, pelaku menunjukkan tempat penguburan korban, yaitu di dapur rumah korban yang telah ditutup keramik oleh pelaku untuk menghilangkan jejak.

Pada pemeriksaan awal, kepada Polisi tersangka berdalih melakukan kejahatan ini lantaran tidak dibayar upah kerja.

“Namun, tim tidak percaya begitu saja, kami terus mengumpulkan alat bukti mencari saksi-saksi yang sampai pada akhirnya kami dapat melaksanakan gelar perkara dan terungkap fakta bahwa pelaku merencanakan pembunuhan 2 hari sebelumnya,” jelasnya.

Malam kejadian, pelaku datang sudah membawa pipa besi sepanjang 30 centimeter yang akan digunakan untuk menghabisi korban.

“Pada malam itu, pelaku mendatangi rumah korban langsung masuk ke rumah dan mengenai korban dengan pukulan tangan kosong, kemudian menggunakan besi,” ucapnya.

Ketika korban sudah pingsan, kata Aldi, untuk memastikan korban tewas, pelaku juga sempat mencekik leher korban selama 2 menit dan memastikan korban sudah tak bernyawa.

“Untuk memastikan korban meninggal dunia, tersangka juga mencekik korban selama dua menit,” terangnya.

Untuk menghilangkan jejak, pelaku pulang ke rumahnya mengambil cangkul yang digunakan untuk menggali tanah di dapur rumah korban dan mengubur jasad korban di bagian dapur rumah korban.

“Sementara untuk semen dan bahan lainnya sudah ada di rumah korban, setelah dikubur tersangka menutup permukaan tanah dengan keramik,” katanya.

(Tri/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
tangerang-10k
Menabung di bank bjb Semakin Mudah Dapatkan Tiket Lari Tangerang 10K
WhatsApp Image 2026-07-20 at 12.15
Kasus Judi Online di Bojongloa Kaler Tinggi, Farhan: Penanganan Dimulai dari Keluarga
WhatsApp Image 2026-07-20 at 21.01
KDS Instruksikan OPD dan PDAM Bergerak Cepat Atasi Dampak Kekeringan
Tas Eiger
Semua Tas Eiger Garansi Seumur Hidup, Dibuat Presisi dari Tenaga Terampil dan Mesin Canggih
WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.30
BPJS Kesehatan Wilayah V Percepat Transformasi Digital, Permudah Akses Layanan JKN bagi Masyarakat Jabar
Berita Lainnya

1

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260720-WA0002
Komisi II DPRD Kota Bekasi Tinjau Pembangunan Wisata Air Kalimalang, Pastikan Berjalan Sesuai Perencanaan
IMG-20260720-WA0001
Komisi III DPRD Kota Bekasi Tinjau Aset PDAM dan Evaluasi Kinerja PT Migas untuk Optimalkan PAD
IMG-20260719-WA0002
DPRD Kota Bekasi Susun Agenda Strategis Melalui Rapat Badan Musyawarah
IMG-20260719-WA0001
DPRD Kota Bekasi Buka Masa Sidang 2026, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025