JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pertanyaan besar yang membelah jagat olahraga tarung Indonesia akhirnya menemukan jawabannya. Rudy “Golden Boy” kembali menundukkan Paris Pernandes, sekaligus mengunci status unggul mutlak dalam rivalitas dua bos combat sport Tanah Air.
Pada laga utama HSS 7 di W Super Club Gatsu, Jakarta, Rudy keluar sebagai pemenang lewat unanimous decision, menutup duel jilid kedua dengan skor telak dari dewan juri.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil laga, melainkan penegasan dominasi—baik secara teknis, mental, maupun pengalaman.
Rudy Golden Boy Kunci Dominasi atas Paris Pernandes
Kemenangan ini membuat CEO Bakuhantam tersebut memperlebar keunggulan menjadi 2-0 atas Paris Pernandes, sang CEO HSS.
Jika duel pertama di HSS 6 dimenangkan Rudy lewat aturan tinju, maka pada HSS 7 duel beralih ke welterweight kickboxing, disiplin yang justru menjadi spesialisasi Rudy dengan rekor 8 kemenangan dan 2 kekalahan.
Sebaliknya, Paris harus keluar dari zona nyaman. Keputusan tersebut membuat pertarungan berlangsung jauh lebih terbuka dan kompetitif.
Ronde Pertama Dikuasai Rudy, Paris Sempat Terduduk
Sejak ronde pembuka, Rudy Golden Boy (sudut merah) langsung mengambil alih kendali laga. Kombinasi pukulan dan tendangan rapi membuatnya unggul secara tempo dan jarak.
Pertandingan sempat diwarnai illegal move tak disengaja yang menyebabkan Paris terduduk di kanvas. Meski begitu, laga tetap berlanjut dan intensitas justru meningkat.
Perlawanan Paris mulai terlihat jelas di ronde kedua dan ketiga. Ia berani meladeni pertukaran tendangan dan sempat mendaratkan hook kanan bersih pada ronde keempat.
Namun pengalaman Rudy berbicara di saat paling krusial. Menjelang akhir ronde keempat, sebuah serangan telak berhasil menjatuhkan Paris dan memaksa wasit melakukan hitungan.
Paris mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan, tetapi momentum telah sepenuhnya berpihak pada Rudy.
Ronde Penentu: Cedera, Potongan Poin, dan Kontrol Total
Ronde kelima menjadi penentuan. Rudy sempat mendapat potongan poin akibat illegal move, namun tetap mampu mengontrol jalannya laga.
Meski diketahui mengalami cedera otot sejak ronde kedua, Rudy tampil tenang, efisien, dan disiplin hingga bel akhir berbunyi, memastikan kemenangan tanpa mengambil risiko berlebihan.
Unanimous Decision: Skor Telak Dewan Juri
Dewan juri sepakat memberikan kemenangan mutlak untuk Rudy Golden Boy dengan skor:
- 50–47
- 50–47
- 49–45
Hasil ini menegaskan dominasi Rudy atas Paris dalam dua duel resmi di dua disiplin berbeda.
Duel Jilid 2 Dinilai Lebih Garang dan Penuh Perlawanan
Banyak penonton dan netizen menilai laga HSS 7 ini jauh lebih keras dan menarik dibanding duel pertama. Paris Pernandes dianggap menunjukkan peningkatan signifikan, terutama keberaniannya bertarung di rule kickboxing.
Meski begitu, Rudy Golden Boy tetap dipandang sebagai figur yang unggul dalam timing, power, dan penguasaan ring.
Baca Juga:
Apa Itu Cewek Wispie? Tahta Winona Karamoy yang Ditantang Jule
Jule Tantang Winona Karamoy di Phoenix Combat, Rebutkan Tahta Cewek Wispie
Sportivitas Tinggi, Sabuk Juara Dipersembahkan
Meski menang, Rudy menunjukkan sikap sportif dengan mempersembahkan sabuk juara kepada Paris Pernandes. Gestur tersebut menjadi simbol respek sekaligus apresiasi atas kontribusi bersama dalam membangun ekosistem combat sport Indonesia.
Duel jilid kedua ini sukses menjawab ekspektasi publik yang menginginkan pertarungan lebih keras dan seimbang. Paris membuktikan dirinya sebagai rival yang layak, sementara Rudy kembali menegaskan statusnya sebagai petarung yang sulit ditaklukkan.
Dengan kemenangan ini, Rudy Golden Boy belum tergeser dari singgasananya.
(Dist)









