Rombongan RI di GSF Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusiaan Gaza, Kenapa?

MISI KAPAL KEMANUSIAAN
(doc.AFP)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Rombongan RI di Global Sumud Flotilla (GSF) Mundur dari Misi Kapal Bantuan Kemanusian ke Gaza.

Rombongan aktivis Indonesia yang ikut bergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) memutuskan untuk mundur dari misi kapal bantuan kemanusiaan ke Gaza dan memilih kembali ke dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Global Peace Convoy (GPC) Indonesia melalui pengumuman di Instagram resmi mereka pada Jumat (12/9/2025) malam.

“Selama hampir dua pekan di Tunisia, peserta GPC Indonesia aktif mengikuti pelatihan, berkoordinasi lintas negara, serta menyiapkan berbagai hal untuk pelayaran. Namun, perjalanan besar ini menghadapi berbagai masalah yang sangat kompleks,” tulis GPC Indonesia dalam unggahannya.

Disebutkan, beberapa persoalan yang dihadapi seperti kendala teknis kapal yang belum layak berlayar jauh untuk sampai menembus blokade Gaza.

Kemudian, cuaca ekstrim yang menyebabkan kerusakan pada kapal, termasuk armada GSF dari Spanyol yang singgah di Tunisia.

Kendala lainnya adalah jumlah kapal siap layar yang berkurang banyak, sementara peserta terus membludak. Sehingga Steering Committee Global Sumud Flotilla (SC GSF) memutuskan untuk mengurangi jumlah peserta, sesuai dengan ketersedian kapal.

Dengan kondisi ini, maka GPC Indonesia memutuskan untuk mundur dari misi kemanusiaan ini dan memberikan jatah kursi rombongannya kepada peserta internasional lainnya.

Baca Juga:

Maimoon Herawati Ikut Global Sumud Flotilla Demi Kemanusiaan Gaza

PBB Resmi Nyatakan Kelaparan di Gaza, Pertama di Timur Tengah!

“Keputusan ini diambil sebagai langkah strategis untuk lebih menjamin kesuksesan misi Global Sumud Flotilla yang terus diperjuangkan bersama,” tulis GPC.

Kendati, GPC Indonesia menyatakan tetap memberikan dukungan nyata dalam mensukseskan misi kemanusiaan maritim terbesar dalam sejarah tersebut dengan mengirimkan 30 anak bangsa terbaik yang telah siap secara fisik.

Selain itu, GPC Indonesia juga memutuskan untuk menyumbangkan lima kapal untuk diikutsertakan dalam barisan armada Global Sumud Flotilla.

“Memberikan bantuan akomodasi bagi para peserta internasional selama di Tunisia,” kata mereka.

(Anisa Kholifatul Jannah)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City