Ribuan Ikan Mati Misterius di Desa Bedono, Nelayan Demak Menjerit!

ikan mati misterius Demak
Ribuan ikan mati mendadak di Desa Bedono, Demak, mengancam mata pencaharian nelayan dan menimbulkan kerusakan ekosistem pesisir. (X/nadiratupo)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEREOPONGMEDIA.ID — Ribuan ikan mati misterius secara mendadak di perairan Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menghebohkan warga dan nelayan setempat sejak Rabu (26/11/2025).

Bangkai ikan yang mengapung memenuhi permukaan air tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga berdampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat yang bergantung pada hasil laut sebagai sumber penghidupan utama.

Video yang tersebar di media sosial memperlihatkan hamparan ikan mati mulai dari ukuran kecil hingga besar, mengapung sepanjang pesisir Desa Bedono. Kejadian ini pertama kali diketahui nelayan ketika hendak melaut pada pagi hari.

Seorang nelayan, Marzuki mengatakan, dirinya terkejut melihat kondisi perairan yang sebelumnya biasa digunakan untuk mencari ikan kini dipenuhi ikan mati.

“Awalnya saya tidak tahu, tiba-tiba ikannya mati semua di sepanjang lokasi ini,” ujarnya, dikutip Berita Satu, Sabtu (29/11/2025).

Kematian massal ikan ini memberikan dampak langsung pada mata pencaharian nelayan. Dalam kondisi normal, mencari ikan di perairan Desa Bedono sudah menantang. Kehilangan ribuan ikan akibat kematian massal memperparah kesulitan nelayan untuk mendapatkan hasil tangkapan, sehingga pendapatan mereka menurun drastis.

Marzuki menambahkan, fenomena ini sangat merugikan seluruh komunitas nelayan.

“Merugikan semua bagi nelayan. Susah banget cari ikan, kalau ikannya mati ya nelayan tidak bisa mencari ikan,” katanya.

Prabowo Belum Tetapkan Darurat Bencana Nasional, Meski 174 Korban Tewas di Sumatera

Kronologi Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Hilang, 2 Hari Tanpa Kabar

Penyebab Masih Diselidiki

Penyebab pasti kematian ikan masih dalam penyelidikan. Nelayan menduga faktor limbah, cuaca ekstrem, atau perubahan kualitas air menjadi pemicu utama.

Sementara dugaan awal menyebut perubahan kadar air sebagai penyebab utama. Ribuan ikan kemungkinan terperangkap di sekitar proyek Tol Laut Semarang-Demak, yang membatasi pertemuan air tawar dan air laut.

Polsek Sayung melalui AKP Suprapto membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menyebut lokasi kejadian berada di sekitar proyek kolam retensi, sepanjang jalur Tonosari hingga Desa Sriwulan.

“Benar, banyak ikan yang mati di sekitar area proyek kolam retensi. Kejadiannya sekitar hari Rabu tanggal 26,” ujarnya.

Polsek Sayung telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak untuk melakukan investigasi.

Tim gabungan turun ke lapangan mengambil sampel air dan bangkai ikan untuk dianalisis di laboratorium.

“Kami sudah lakukan pengecekan bersama. Tinggal menunggu hasil lab dari DLH,” tegas AKP Suprapto.

Fenomena ini menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan pengelola proyek infrastruktur terkait pengawasan kualitas air dan mitigasi dampak lingkungan.

Selain itu, masyarakat dan nelayan meminta tindakan cepat agar keseimbangan ekosistem pesisir pulih dan mata pencaharian nelayan kembali aman. Pemerintah diharapkan memberikan bantuan berupa pendampingan ekonomi sementara, serta langkah-langkah untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

(Dist)

.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City