Renato Veiga Ucapkan ‘Kumaha Damang?’, Tunjukkan Kedekatan dengan Fans Indonesia

Renato Veiga kumaha damang
Renato Veiga (Instagram Juventus)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemain anyar Juventus, Renato Veiga, mendadak viral di kalangan penggemar sepak bola Indonesia setelah mengucapkan salam khas Sunda, “Kumaha damang?”, dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram resmi Juventus (@juventus).

Video tersebut diposting pada 31 Januari 2025 dengan caption “Wilujeng sumping, Renato!”, yang berarti “Selamat datang, Renato!” dalam bahasa Sunda.

Ungkapan singkat tersebut langsung menarik perhatian para penggemar, khususnya dari Indonesia.

Profil Singkat Renato Veiga

Renato Veiga adalah pemain asal Portugal yang lahir pada 29 Juli 2003 ia berposisi sebagai bek tengah dan gelandang bertahan.

Dengan kemampuan bertahan yang solid serta fleksibilitas dalam berbagai peran di lini belakang dan tengah.

Sebelum bergabung dengan Juventus, Veiga bermain untuk klub FC Basel di Swiss dan merupakan produk akademi Sporting CP, klub yang telah melahirkan banyak bintang sepak bola, termasuk Cristiano Ronaldo.

Juventus merekrutnya pada bursa transfer Januari 2024 dengan status pinjaman dari FC Basel, disertai opsi pembelian permanen.

BACA JUGA: Renato Veiga Resmi DIdatangkan Juventus dari Chelsea

Peran Veiga di Juventus dan Kebijakan Klub

Juventus saat ini tengah menjalani fase transisi di bawah arahan Massimiliano Allegri.

Klub berjuluk Si Nyonya Tua ini sedang berusaha membangun kembali skuad kompetitif setelah menghadapi berbagai tantangan, termasuk sanksi UEFA yang membuat mereka dilarang tampil di kompetisi Eropa selama satu musim.

Kebijakan Juventus dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan fokus mereka pada regenerasi pemain, dengan mendatangkan talenta muda berbakat seperti Renato Veiga.

Dengan usianya yang masih 21 tahun, ia diharapkan bisa menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub, terutama dalam memperkuat lini belakang dan memberikan keseimbangan di lini tengah.

Aksi Veiga yang menyapa penggemar Indonesia dengan bahasa Sunda menunjukkan kesadaran klub terhadap basis fans global mereka, termasuk di Indonesia, yang merupakan salah satu pasar terbesar bagi Juventus di Asia.

Hal ini bisa menjadi bagian dari strategi klub untuk mempererat hubungan dengan suporter dan memperluas daya tarik Juventus secara internasional.

Dengan bakat dan potensinya, Renato Veiga diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pemain penting di Juventus.

Langkah Juventus membawa bahasa sunda lewat ucapan kumaha damang Renato Veiga membuat fans di Indonesia menantikan aksinya di lapangan serta kontribusinya dalam membawa Juventus kembali ke puncak sepak bola Eropa.

 

(Magang UIN SGD/Martin Alghiffary-Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial