Remaja 17 Tahun Didakwa Rencanakan Aksi Kekerasan di Konser Oasis

konser oasis
Konser reuni Oasis yang digelar pada 4 Juli 2025 di Principality Stadium, Cardiff. (X/streetlads)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun dari South Wales, Inggris, didakwa setelah diduga merencanakan serangan bersenjata di konser Oasis pada 4 Juli 2025 di Principality Stadium, Cardiff.

Remaja yang tidak disebutkan namanya karena alasan hukum ini hadir di pengadilan Westminster Magistrates’ Court pada Jumat, 21 Juni 2025.

Ia didakwa setelah aparat kepolisian menerima laporan, bahwa remaja tersebut tengah menyusun rencana penyerangan yang disebut-sebut meniru tragedi berdarah di Southport tahun lalu.

Jaksa penuntut menjelaskan, bahwa remaja tersebut menunjukkan kekaguman terhadap Axel Rudakubana, yang merupakan pelaku pembantaian berdarah di kelas tari bertema Taylor Swift di Southport, pada 29 Juli 2024. Dalam kejadian tersebut, Rudakubana membunuh tiga anak yakni Alice da Silva Aguiar (9), Bebe King (6), dan Elsie Dot Stancombe (7) serta melukai 10 orang lainnya, delapan di antaranya anak-anak.

Remaja itu disebut menggunakan nama Rudakubana (dengan ejaan salah) sebagai nama akun Snapchat-nya, menyimpan gambar sang pembunuh, dan menuliskan komentar yang mengejek korban.

Bahakn, Ia juga sempat mengirimkan foto pisau besar kepada seorang teman dengan pertanyaan: “Yang ini bisa dipakai nggak?”

Baca Juga:

Damon Albarn Akui Oasis Menang Telak dalam Perang Britpop

Damon Albarn Akui Oasis Menang Telak dalam Perang Britpop

Terungkap dari Konselor dan Media Sosial

Rencana sang remaja terungkap berkat laporan dari seseorang yang berbincang dengannya di Snapchat. Selain itu, pihak keluarga juga sudah mulai khawatir dan menjadwalkan sesi konseling pada 2 Juni 2025.

Dalam pertemuan tersebut, sang remaja memuji Rudakubana yang membuat konselor langsung melaporkannya ke pihak berwenang. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa ia pernah mengakses dokumen pelatihan Al-Qaeda dan memindahkannya dari satu ponsel ke ponsel lain,

Jaksa menyampaikan bahwa meskipun terdapat bukti rencana kekerasan, tidak ada indikasi kuat bahwa remaja tersebut menganut ideologi ekstremis yang sesuai dengan definisi hukum terorisme di Inggris. Namun, ia tetap mengakui dakwaan kepemilikan dokumen yang berguna untuk aksi teror.

Kasus ini telah dilimpahkan ke Pengadilan Mahkota untuk proses hukum lanjutan dan vonis yang akan dijatuhkan dalam waktu dekat. Tanggal sidang selanjutnya masih menunggu penetapan resmi dari pengadilan.

Sementara itu, Axel Rudakubana sendiri telah dijatuhi hukuman penjara minimal 52 tahun pada Januari 2025. Aksi brutalnya menimbulkan trauma nasional dan mendorong pengetatan pengawasan terhadap konten kekerasan di media sosial.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial