Rem Tromol kok Masih ada di Kendaraan Baru, Apa Lebih Kuat?

Rem Tromol
Ilustrasi (iStock)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Dalam Era ini, hampir semua kendaraan, baik mobil maupun motor sudah dilengkapi dengan sistem rem cakram. Sistem ini dianggap lebih bagus daripada rem tromol.

Meski begitu, pabrikan tetap mempertahankan dan memasangkan rem tromol pada kendaraan-kendaraan produksi masalnya.

Alasan Rem Tromol Masih Dipertahankan

rem tromol (2)
Ilustrasi (iStock)

BACA JUGA: Fitur-Fitur yang Sudah Umum pada Mobil Modern, Tapi Sangat Berguna!

Melansir beberapa sumber, pabrikan kendaraan masih tetap setia menggunakan rem jenis ini pada produk-produk terbaru mereka, dan di balik keputusan ini, terdapat tiga alasan kuat berikut ini:

1. Ketahanan Lebih Lama dari Rem Cakram

Pertama, menawarkan keuntungan utama berupa kontak lebih besar antara sepatu rem dan tromol. Hal ini memungkinkan  memberikan daya pengereman lebih besar dibanding rem cakram setara.

Kontak yang lebih luas membuat daya pengereman tersebar secara merata, memungkinkan rem tromol bertahan lebih lama.

2. Perawatan yang Lebih Mudah

Alasan kedua memiliki desain tertutup yang membuatnya lebih tahan terhadap kotoran jalan. Dibandingkan dengan rem cakram yang terbuka, serta lebih minim terpapar partikel kotor.

Desainnya yang tertutup memudahkan proses perawatan, di mana sepatu rem dapat diganti dengan cepat setelah tromol dilepas.

3. Harga Jual dan Biaya Perawatan yang Lebih Terjangkau

Keuntungan ekonomis juga menjadi pertimbangan pabrikan. Penggunaanya memiliki biaya produksi yang lebih murah daripada rem cakram, sehingga harga jual kendaraan dengan rem ini dapat lebih rendah.

Faktor ini membuat kendaraan  menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi konsumen. Selain itu, biaya perawatannya juga relatif lebih murah, karena tidak mudah berkarat dan proses perawatannya yang sederhana.

Meskipun rem cakram menjadi tren dominan di dunia otomotif modern, rem dengan mekanisme ini masih tetap berperan di sektor pengereman kendaraan.

Keuntungan ketahanan lebih lama, perawatan yang lebih mudah, dan harga jual yang lebih terjangkau membuat rem dengan sistem ini menjadi opsi yang tidak diabaikan oleh pabrikan.

 

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City