Reaksi Netizen Soal Isu Royalti Lagu Tanah Airku Usai Laga Timnas Indonesia

Timnas Indonesia
(Instagram Timnas Indonesia)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polemik royalti lagu kembali mencuat setelah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dan Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI) menyoroti pemutaran lagu nasional di acara berskala besar, termasuk laga Timnas Indonesia di stadion.

Salah satu sorotan tertuju pada lagu “Tanah Airku” ciptaan Ibu Soed yang kerap dinyanyikan dan diputar usai pertandingan Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pendiri KCI, Hein Enteng Tanamal, menegaskan bahwa aturan hak cipta berlaku bagi semua pihak tanpa terkecuali, termasuk pertandingan sepak bola.

“Setiap pemutaran lagu di ruang publik, apalagi event besar, wajib membayar royalti sesuai Undang-Undang Hak Cipta,” tegas Hein Enteng Tanamal.

Pernyataan tersebut sontak menimbulkan perdebatan publik, terutama di media sosial diakun @bushcoo. Banyak netizen yang melontarkan komentar pedas terhadap aturan pembayaran royalti lagu nasional tersebut.

“Sekolah-sekolah siap-siap ya tiap Senin,” tulis akun @rozalina.bu****h.

“Yaudah simple aja, gausah nyanyi lagu kebangsaan biar lagunya hilang mati ditelan masa,” ujar akun @zulfi****n.

Sementara akun @lajurbe****a menuliskan sindiran, “LMkN (Lembaga Menejemen Kere Nasional).”

BACA JUGA:

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Bertahan di Serie A, Resmi Berseragam Sassuolo

Daftar 30 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Kemerdekaan 2025

Komentar lain juga bermunculan dengan nada serupa. “Eetdahh, tiati yg apel Senin nyanyi ntuh, heran ini mungut pajak buat ngasih makan siapa sih? Dinosaurs kah?? Dikit-dikit bayar,” tulis akun @wi****m.

Tak sedikit pula yang mempertanyakan kebijakan tersebut dengan mengutip pernyataan keluarga pencipta lagu.

“Padahal kata cucunya aja silahkan pake bebas lah, kok LMKN malah malak royalti,” ujar akun @kari****3.

Sindiran semakin tajam dilontarkan netizen lain. “Lama-lama bersiul di kerumunan orang juga kena royalti,” ucap akun @astha_****i.

“Dipaksa waras di negara yang sakit,” tambah akun @laa****_.

“Gak nyanyi dibilang gak nasionalis, nyanyi disuruh bayar,” tulis akun @m****6.

Bahkan ada yang melontarkan sindiran dengan menyebutkan alternatif lagu lain. “Lebih cocok pas Agustusan muter lagu Bob Marley,” komentar akun @ieua****g.

(Haqi/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City