BANDUNG,TM.ID: Pembawa acara konten edukasi anak-anak dalam kanal Youtube Kinderflix, Nisa menjadi perbincangan jagat maya, pasca menjadi korban komentar penyimpangan netizen.
Usai peristiwa tersebut, tak sedikit netizen yang penasaran dengan latar belakang Nisa, disamping penyampaiannya yang begitu persuasif pada anak-anak.
Profil Nisa Kinderflix
Berdasarkan profil Linkedln miliknya, wanita bermama lengkap Anisa Rostiana itu memiliki pengalaman bekerja sebagai staf sumber daya manusia (HR) di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) selama dua bulan, mulai dari Mei hingga Juni 2023. Pengalamannya di bidang sumber daya manusia ini menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan diri dan kemampuan beradaptasi di berbagai lingkungan kerja.
BACA JUGA: Nadin Amizah jadi Korban Pelecehan Seksual di Bandung, Sampai Sumpah Serapah
Ia juga memiliki latar belakang pendidikan yang luar biasa sebagai lulusan Universitas Kristen Maranatha Bandung dengan jurusan Psikologi pada periode tahun 2019 hingga 2023. Prestasi akademiknya dapat dilihat dari prestasi luar biasa yang dia capai, yaitu meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) cum laude sebesar 3,57. Hal ini menunjukkan dedikasinya dalam mengejar prestasi akademik yang tinggi.
Selain prestasinya di dunia pendidikan dan karier, Anisa Rostiana juga memiliki pengalaman sebagai seorang counselor di MTS Misbahunnur. Peran ini menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan dan perkembangan pribadi individu, terutama dalam konteks pendidikan menengah.
Anisa Rostiana telah meraih popularitas yang cukup signifikan di platform Kinderflix. Akunnya, @anisaros, memiliki lebih dari 34,1 ribu pengikut. Hal ini menunjukkan daya tariknya sebagai seorang konten kreator di platform tersebut. Dia sering membagikan testimoni tentang bagaimana bayi dan balita merasa senang dan terlibat saat menonton kontennya di Kinderflix.
Kinderflix dalam keterangan unggah videonya menyatakan, akan mendukung dan memajukan perkembangan anak-anak.
“Dalam video ini KinderFlix akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan otak bayi Anda. Bayi dapat menonton dan belajar sementara orang tua juga dapat mempelajari cara terbaik untuk bermain, berinteraksi, dan mendorong anak untuk belajar dan berkembang,” tulis Kinderflix dalam kolom caption.
(Saepul/Usk)