Prodi Ilmu Komunikasi Telkom University dan Yayasan Panrita Peduli Hadirkan Program “Guru Literat AI” untuk Aktivis Pendidikan Sulawesi Selatan

Telkom University
(dok. Telkom University)
-

Tidak ada video disisipkan.

PANGKEP, TEROPONGMEDIA.ID — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), Yayasan Panrita Peduli Indonesia bersama Telkom University dan sejumlah mitra pendidikan meluncurkan program pelatihan bertajuk “Guru Literat AI”.

Kegiatan ini secara khusus ditujukan bagi para guru aktivis di wilayah Sulawesi Selatan, guna membekali mereka dengan literasi AI dan etika penggunaannya dalam dunia pendidikan. Pemberdayaan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan tenaga kerja guru yang lebih kompeten dan percaya diri dalam mengintegrasikan AI ke dalam praktik pengajaran mereka.

Bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Kantor DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), kegiatan yang berlangsung pada Jumat, (10/5/2025) dari pukul 08.00 hingga 16.00 WITA ini diikuti oleh 50 guru aktivis dari berbagai lembaga pendidikan di bawah koordinasi Yayasan Panrita Peduli Indonesia, Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa, UPTD, dan JSIT wilayah Pangkep.

Menurut Astri Wulandari MA, salah satu narasumber dalam acara ini, “Guru perlu menjadi aktor utama dalam mengarahkan penggunaan AI di ruang kelas. Bukan sekadar melarang, tapi membimbing siswa agar mampu menggunakan teknologi secara etis, kritis, dan produktif.”

Dalam sesi pelatihan, para peserta mendapatkan materi tentang literasi dan etika penggunaan AI, serta bagaimana mengaplikasikan AI dalam praktik pembelajaran, mulai dari personalisasi materi, efisiensi administratif, hingga inovasi strategi pengajaran.

Program ini juga memfasilitasi Focus Group Discussion (FGD) untuk memperdalam pemahaman peserta terhadap tantangan dan peluang AI dalam konteks lokal mereka. Pembina Yayasan Panrita Indonesia Peduli (YPIP), Zulkifli Samsudin, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi respon konkret atas temuan di lapangan bahwa banyak siswa di tingkat sekolah hingga perguruan tinggi menggunakan AI tanpa pemahaman yang memadai mengenai risiko dan batasannya.

Baca Juga:

Universitas INABA Sambut Meriah Roadshow Suar Mahasiswa Awards 2025

Tim Rimueng Nanggroe USK Harumkan Aceh di Ajang Siginjai Mining Competition 2025

Program “Guru Literat AI” menjadi langkah awal membangun ekosistem pendidikan yang tanggap terhadap disrupsi digital dan mampu mengintegrasikan teknologi secara bijak demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih baik. Menurut Ketua Program Pengabdian Masyarakat Fakultas Komunikasi dan Ilmu Sosial, Telkom University Clara Novita Anggraini MA, dengan memberdayakan guru sebagai pionir literasi AI, diharapkan tercipta lingkungan pembelajaran yang lebih etis, adaptif, dan berdaya saing.

Kegiatan ini didasari dari hasil diskusi kelas dengan mahasiswa menunjukkan bahwa mereka sudah terbiasa menggunakan AI tanpa arahan guru di sekolah, sebelum bergabung ke universitas. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa belum mengetahui resiko dan etika penggunaan AI sejak di bangku sekolah. Oleh karena itu, penting bagi para guru untuk mengetahui bagaimana cara mengedukasi siswa tentang penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, termasuk pemahaman mengenai batasan dan potensi penyalahgunaan AI dalam konteks akademis.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-08-08 at 17.00
Raih Pendanaan PKM RE Kemendiktisaintek 2026! Mahasiswi Universitas Bhakti Kencana Hadirkan Inovasi Jamu Nanopartikel Daun Salam Berbasis PlantCrystal sebagai Kandidat Pendekatan terhadap Kekakuan Arteri pada Hipertensi
KKN UBK
Optimalisasi Bounding Attachment dan Kesehatan Mental Ibu Usia Dini melalui Kelas Psikoedukasi serta Stimulasi Pijat Bayi Mandiri di Lingkungan Bagek Kembar
bank bjb Prima Awards 2026
Transformasi Digital Perkuat Layanan, bank bjb Raih Lima Titanium Awards pada PRIMA Awards 2026
WhatsApp Image 2026-08-08 at 07.38
DJP Jabar 1 Tegakkan Hukum Perpajakan, Korporasi SBAT Didenda Rp115 Miliar
JNE
Media Communication Head JNE Kurnia Nugraha Raih Indonesia Public Relations Top Leader 2026
Berita Lainnya

1

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-08 at 17.03
Farhan: Komunitas Turut Perkuat Pariwisata dan Promosi Kota Bandung
WhatsApp Image 2026-08-07 at 13.48
Mumpung Kemarau, KDS Dorong Percepatan Normalisasi Sungai di 12 Kecamatan
WhatsApp Image 2026-08-06 at 15.16
Pemkot Bandung Pastikan Hak Belajar Siswa SDN 026 Bojongloa Tetap Terjamin
WhatsApp Image 2026-08-04 at 10.59
Sambut Operasional Legok Nangka, Pemkot Bandung Siapkan 100 Armada Pengangkut Sampah