Presiden KAI Kecam Gubernur Dedi Mulyadi: Hentikan Hinaan Terhadap Rakyat Miskin

Presiden Kawulo Alit Indonesia Dukung Prabowo
Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI) dr Ali Mahsun Atmo M Biomed (Dok. KAI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Tingginya tingkat kemiskinan, serta maraknya masalah pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) di Jawa Barat menjadi tanggung jawab konstitusional pemerintah untuk menanganinya, bukan sebaliknya menyalahkan rakyat miskin.

Demikian disampaikan oleh Presiden Kawulo Alit (KAI), dr. Ali Mahsun ATMO M Biomed, yang mengecam pernyataan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang dianggap merendahkan dan menghina rakyat miskin.

Ali Mahsun menyebutkan bahwa pernyataan Gubernur Dedi Mulyadi dalam dialog dengan siswi yang baru lulus SMA, yang mengaitkan penghapusan wisuda dengan masalah kemiskinan, serta penggusuran rumah di bantaran Sungai Cikarang Bekasi, Jawa Barat, sudah melewati batas.

“Hal ini sudah kelewat batas, merendahkan bahkan menghina rakyat miskin. Wisuda itu bukan soal miskin atau kaya. Silakan saja jika ingin menghapus wisuda sekolah di Jawa Barat, tetapi jangan merendahkan, mengolok-olok, atau menghina rakyat miskin,” ujar Ali dalam keterangan, Selasa (28/4/2025).

Baca Juga:

Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Bekasi yang Ngungsi ke Hotel Saat Banjir

Ali Mahsun menegaskan bahwa setiap individu, terlepas dari status sosial ekonomi, memiliki hak, harga diri, dan martabat kemanusiaan yang dijamin oleh Pancasila dan UUD 1945.

“Tidak ada rakyat Indonesia yang ingin hidup miskin. Kemiskinan adalah tanggung jawab negara,” ujarnya.

Ali juga mengingatkan bahwa menghina rakyat miskin merupakan tindakan yang melanggar konstitusi negara Indonesia.

“Hal tersebut bisa mendatangkan murka Tuhan, Sang Maha Kuasa, Allah SWT,” ucapnya.

Dokter ahli kekebalan tubuh yang juga lulusan FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta ini menyatakan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab dalam mengatasi masalah kemiskinan, bukan malah menuduh atau menghina masyarakat yang terkena dampaknya.

(Agus/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City