JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan datang ke Marcantonio Bentegodi dengan beban berat. Rossoneri akan menghadapi Hellas Verona pada pekan ke-33 Serie A 2025-2026, Minggu (19/4/2026) pukul 20.00 WIB, dalam laga yang tak lagi bicara gengsi, tetapi soal bertahan di jalur Liga Champions.
Musim yang sempat menjanjikan kini berubah penuh kegelisahan. Milan yang sebelumnya berada dalam persaingan gelar justru masuk fase sulit saat kompetisi mendekati garis akhir.
Milan Sedang Turun, Kritik Makin Tajam
Empat kekalahan dari tujuh laga liga menjadi alarm keras bagi kubu merah-hitam. Kekalahan 0-3 dari Udinese di San Siro pekan lalu menjadi pukulan paling telak, bukan hanya dari skor, tetapi dari cara mereka tampil tanpa arah.
Tekanan kini mengarah ke pelatih Massimiliano Allegri. Keputusan taktik, pilihan formasi, hingga efektivitas serangan menjadi sasaran kritik.
Kini target Milan berubah. Mereka tak lagi mengejar Scudetto, melainkan menjaga posisi empat besar dari ancaman Juventus, Como, dan AS Roma.
Jika kembali tergelincir, situasi bisa makin rumit.
Verona Terdesak, Tapi Punya Motif Berbahaya
Di atas kertas, Verona berada di bawah Milan. Namun tim yang sedang terpojok kerap menjadi lawan paling merepotkan.
Verona berada di ambang degradasi. Dengan selisih sembilan poin dari zona aman dan hanya enam laga tersisa, setiap pertandingan adalah final kecil. Mereka tak punya ruang untuk sekadar bermain aman.
Masalahnya, performa kandang Verona juga rapuh. Hanya satu kemenangan dari 15 laga kandang musim ini menunjukkan Bentegodi tak lagi menakutkan. Namun justru karena itu, laga melawan Milan bisa dijadikan titik kebangkitan terakhir.
Rekor Memihak Milan, Tapi Tren Bukan Jaminan
Secara historis, Milan jauh lebih unggul. Mereka memenangi 10 pertemuan terakhir di Serie A atas Verona dengan agregat 22-6. Dominasi itu menunjukkan jurang kualitas yang konsisten dalam beberapa musim terakhir.
Namun statistik masa lalu tak selalu relevan ketika tim favorit sedang goyah.
Milan justru beberapa kali kesulitan melawan tim papan bawah musim ini. Saat menghadapi lawan yang bertahan rendah dan bermain tanpa beban, Rossoneri sering kehilangan ide.
Allegri Siapkan Perubahan Formasi
Massimiliano Allegri diperkirakan kembali ke skema 3-5-2 setelah eksperimen empat bek kontra Udinese gagal total. Perubahan ini ditujukan untuk menambah keseimbangan dan memaksimalkan transisi.
Kabar baik datang dari kedalaman skuad. Milan memiliki banyak opsi di depan: Christian Pulisic, Rafael Leao, Christopher Nkunku, Niclas Fullkrug, hingga Santiago Gimenez.
Namun ada catatan tajam. Pulisic belum mencetak gol dalam 14 penampilan Serie A terakhir. Leao juga belum pernah mencetak gol di Bentegodi sepanjang kariernya di Italia.
Artinya, nama besar saja tidak cukup.
Prediksi Susunan Pemain
Verona (3-5-2):
Montipo; Edmundsson, Nelsson, Frese; Oyegoke, Akpa Akpro, Gagliardini, Bernede, Belghali; Bowie, Orban.
Milan (3-5-2):
Maignan; Tomori, Gabbia, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Leao.
Kunci Laga: Siapa Lebih Tenang di Momen Sulit
Verona akan bermain dengan urgensi tinggi. Mereka kemungkinan menekan sejak awal dan mengandalkan duel fisik serta bola mati.
Milan harus mampu mengendalikan emosi. Jika terburu-buru, tekanan publik dan kecemasan bisa jadi bumerang. Namun jika mampu mencetak gol lebih dulu, kualitas individu mereka cukup untuk mengontrol pertandingan.
Baca Juga:
Prediksi Skor Everton vs Liverpool Premier League 2026, Derby Panas di Stadion Baru!
Prediksi Skor Verona vs Milan
Milan sedang tidak ideal, tetapi kualitas skuad dan rekor pertemuan tetap membuat mereka unggul. Verona punya motivasi besar, namun keterbatasan kualitas bisa menjadi penghalang utama.
Rossoneri diprediksi menang tipis dan kembali ke jalur positif.
Prediksi skor: Verona 1-2 AC Milan
Jadwal Live Streaming
Kompetisi: Serie A 2025-2026
Pertandingan: Verona vs AC Milan
Stadion: Marcantonio Bentegodi
Hari/Tanggal: Minggu, 19 April 2026
Kick-off: 20.00 WIB
Live Streaming: Vidio











