JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Crystal Palace akan menjamu rival sekota mereka, Chelsea di Selhurst Park pada laga pekan ke-23 Liga Primer Inggris, Minggu (25/1/2026) pukul 21.00 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga dengan tekanan tertinggi bagi tuan rumah, yang masih terjebak dalam tren negatif.
Bagi Palace, duel ini bukan sekadar derby London, melainkan ujian mental dan taktik di tengah krisis performa yang belum juga berakhir.
Palace Tanpa Kemenangan: Krisis yang Tak Kunjung Usai
Crystal Palace datang ke laga ini dengan catatan mengkhawatirkan. Sejak kemenangan 2-1 atas Shelbourne pada Desember lalu, The Eagles belum kembali merasakan kemenangan. Kekalahan 1-2 dari Sunderland di laga terakhir memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Palace menjadi 10 pertandingan di semua kompetisi.
Di Liga Primer, situasinya bahkan lebih pelik. Palace gagal meraih tiga poin dalam tujuh laga kandang terakhir, dan empat di antaranya berakhir tanpa gol. Selhurst Park yang biasanya menjadi benteng, kini justru kehilangan aura menakutkan.
Masa Depan Glasner dan Gonjang-Ganjing Skuad Palace
Meski tekanan kian besar, manajemen Palace masih memberikan kepercayaan kepada Oliver Glasner hingga akhir musim. Emosi sang pelatih sempat menjadi sorotan usai kekalahan dari Sunderland, namun klub menegaskan tidak akan melakukan pergantian di tengah musim.
Masalah Palace tidak hanya soal hasil. Kepergian Marc Guehi ke Manchester City melemahkan lini belakang, sementara rumor kepergian Jean-Philippe Mateta terus berembus. Ketidakpastian ini berpengaruh pada stabilitas tim, terutama menjelang laga krusial seperti menghadapi Chelsea.
Chelsea Mulai Menanjak, Meski Belum Sempurna
Berbanding terbalik dengan Palace, Chelsea perlahan menunjukkan tanda kebangkitan. Pasukan Liam Rosenior meraih tiga kemenangan dari empat laga terakhir di semua ajang, termasuk kemenangan 2-0 atas Brentford di Liga Primer dan kemenangan tipis di kompetisi Eropa.
Hasil tersebut mengakhiri periode paceklik kemenangan di liga dan menjaga Chelsea tetap bersaing di papan atas. Saat ini, The Blues berada di peringkat keenam klasemen dan masih berpeluang menembus empat besar.
Kemenangan di Selhurst Park bisa membawa mereka naik ke zona Liga Champions, bergantung pada hasil tim pesaing.
Rekor Tandang Chelsea Masih Jadi Tanda Tanya
Meski momentum mulai terbentuk, performa tandang Chelsea masih menjadi catatan penting. The Blues belum meraih kemenangan dalam lima laga tandang terakhir Liga Primer. Ini menjadi celah yang bisa dimanfaatkan Palace, terutama jika mampu bermain disiplin dan efektif dalam transisi.
Namun, secara kualitas individu dan kedalaman skuad, Chelsea tetap berada satu tingkat di atas tuan rumah.
Head to Head Palace vs Chelsea: Dominasi The Blues
Secara historis, Chelsea sangat dominan atas Palace. The Eagles terakhir kali mengalahkan Chelsea pada Oktober 2017. Sejak itu, pertemuan kedua tim lebih sering berpihak pada The Blues.
Meski demikian, ada satu statistik yang memberi harapan kecil bagi Palace. Sejak Glasner menangani tim pada Februari 2024, Palace belum pernah kalah dari Chelsea. Tiga pertemuan terakhir selalu berakhir imbang, menandakan pendekatan taktis Glasner cukup efektif meredam permainan lawan.
Baca Juga:
Prediksi Arsenal vs Manchester United: Duel Panas di Emirates Stadium Tentukan Arah Musim Kedua
Prediksi Skor Newcastle vs Aston Villa Pekan ke-23 Liga Inggris, Data Bicara Siapa Unggul
Kabar Tim: Mateta vs Palmer Jadi Sorotan
Palace mendapat tambahan tenaga dengan kembalinya Daniel Munoz setelah absen panjang. Nathaniel Clyne dan Ismaila Sarr juga berpeluang tampil. Namun, Cheick Doucoure, Eddie Nketiah, Daichi Kamada, dan Rio Cardines dipastikan absen.
Jean-Philippe Mateta tetap menjadi tumpuan utama. Delapan golnya musim ini, dengan enam di antaranya dicetak di Selhurst Park, menjadikannya ancaman terbesar bagi pertahanan Chelsea.
Di kubu tamu, Cole Palmer telah kembali berlatih dan diperkirakan masuk starting XI. Reece James juga berpeluang tampil sejak awal, sementara Romeo Lavia masih disimpan demi menjaga kebugaran. Chelsea juga kehilangan Dario Essugo, Levi Colwill, dan Tosin Adarabioyo.
Perkiraan Susunan Pemain
Crystal Palace (3-4-2-1):
Henderson; Richards, Lacroix, Lerma; Devenny, Wharton, Hughes, Mitchell; Johnson, Pino; Mateta
Chelsea (4-2-3-1):
Sanchez; James, Chalobah, Badiashile, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Neto, Palmer, Garnacho; Pedro
Prediksi Skor Palace vs Chelsea
Dengan kondisi kedua tim, pertandingan diprediksi berjalan ketat. Palace akan bermain lebih pragmatis dengan blok rendah, sementara Chelsea mencoba mengontrol tempo lewat kualitas lini tengah mereka.
Melihat rekor pertemuan terbaru dan performa terkini, hasil imbang kembali menjadi skenario paling realistis.
Prediksi skor: Crystal Palace 1-1 Chelsea
(Dist)











