Praktik Manajemen Proyek Berstandar Internasional Mulai Dilirik Perusahaan Swasta Daerah

-

Tidak ada video disisipkan.

BALIKPAPAN, TEROPONGMEDIA.ID — Selama dua hari pekan ini, sebuah program manajemen proyek berbasis standar internasional diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan dalam satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang logistik dan operasional pelabuhan.

Kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai unit dan departemen yang ingin meningkatkan pemahaman mereka tentang bagaimana proyek dikelola secara terstruktur, dengan praktik internasional, dan dengan latihan praktis agar mereka dapat langsung mencoba teknik serta alat manajemen proyek di tempat kerja mereka.

Pelatihan ini menyoroti pentingnya manajemen proyek sebagai fondasi bagi organisasi untuk menjaga ketertiban kerja, meminimalkan risiko, serta memastikan bahwa setiap inisiatif berjalan selaras dengan tujuan strategis perusahaan. Proyek bukan lagi dianggap sekadar rangkaian kegiatan, melainkan wadah utama di mana nilai organisasi diciptakan.

Business Manager Dcolearning, Frisca Panjaitan, mengatakan bahwa fenomena ini sejalan dengan tren yang mereka amati di banyak tempat.

“Kami melihat semakin banyak perusahaan dari luar Jakarta dan Pulau Jawa, khususnya sektor swasta, yang mulai mengadopsi standar manajemen proyek internasional. Ada kesadaran baru bahwa keterampilan ini menjadi pondasi untuk daya saing jangka panjang, bukan hanya untuk menyelesaikan proyek secara teknis,” ujarnya pada Kamis (18/09/2025).

Konteks nasional menambah relevansi kegiatan ini. Pemerintah baru saja mengumumkan paket stimulus ekonomi senilai Rp 16,23 triliun untuk menjaga stabilitas kuartal IV 2025, di antaranya melalui program pembangunan infrastruktur dan pekerjaan publik.

Pada saat yang sama, Menteri Keuangan juga menyoroti masih “pincangnya” mesin ekonomi Indonesia akibat pertumbuhan sektor swasta yang belum optimal dan daya beli masyarakat yang melemah. Dalam kondisi seperti ini, kualitas proyek menjadi krusial: proyek pembangunan, logistik, maupun operasional hanya bisa memberi dampak positif bila dikelola dengan standar yang baik dan diakui secara internasional.

Baca Juga:

Kepala KSP Soroti Kebijakan Impor BBM Satu Pintu Pertamina, Qodari: Kita Mau Kaji

Masyarakat Desa Tiu, Tontowea dan Ulula Kec. Petasia Barat Sambut Baik Sosialiasi PT CMS

Di Balikpapan, kota yang identik dengan kegiatan logistik, perdagangan, dan industri pendukung, kebutuhan akan pendekatan yang lebih terstruktur dalam mengelola proyek semakin jelas. Perusahaan yang beroperasi di bidang logistik, pelabuhan, maupun industri penunjang lain berhadapan dengan tantangan serupa: banyak unit kerja yang harus berkoordinasi, jadwal yang ketat, serta tekanan biaya yang tinggi.

Dalam situasi ini, kerangka kerja manajemen proyek internasional membantu memastikan setiap pihak memahami peran, alur komunikasi berjalan lebih efektif, dan sumber daya digunakan secara optimal.

Kegiatan yang berlangsung intensif ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendiskusikan kasus nyata dari lingkungan kerja mereka sendiri.

Dengan metode praktis, peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi juga mempraktikkan cara membuat rencana kerja, mengidentifikasi risiko, serta menggunakan alat bantu untuk memantau kemajuan proyek. Pendekatan ini membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus langsung terasa relevansinya di lapangan.

Frisca menekankan bahwa manfaatnya tidak berhenti pada perusahaan.

“Manajemen proyek yang baik berarti memastikan organisasi dapat bertahan sekaligus berkembang di tengah iklim ekonomi yang penuh tantangan. Bagi perusahaan, ini berarti proyek-proyek berjalan lebih efisien. Bagi karyawan, keterampilan ini menjadi bekal untuk meningkatkan profesionalisme. Dan bagi stakeholders, baik mitra usaha maupun pelanggan, hasil akhirnya adalah kualitas layanan dan produk yang lebih terjamin,” tambahnya.

Kesadaran ini menjadi pesan penting dari penyelenggaraan program di Balikpapan: manajemen proyek yang mengikuti praktik global tidak hanya relevan untuk perusahaan besar atau badan usaha milik negara, tetapi juga untuk perusahaan swasta di berbagai daerah Indonesia.

Semakin banyak perusahaan yang menginvestasikan waktu dan sumber daya untuk mempelajari keterampilan ini, semakin besar pula peluang bagi dunia usaha Indonesia untuk menghadapi tantangan global sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
saibari
Tottenham Terancam Gagal Dapatkan Ismael Saibari, Bayern Munich Jadi Tujuan Utama
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Tagline, Kalimat Singkat yang Menentukan Kuat atau Tidaknya Sebuah Merek
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Mahasiswa UBK Gelar Clay Calming by Bumi Kriya, Ajak Generasi Muda Ekspresikan Kreativitas
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Dosen Ilmu Komunikasi UNIBI Latih UMKM Kebonlega Bangun Merek Lewat Branding dan Identitas Brand
Genshin Impact
5 Cara Farming Primogems Genshin Impact Paling Cepat
Berita Lainnya

1

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

2

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

3

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Pemkot Bandung Hadirkan 2
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Lowongan Kerja di Job Fair Future Connect 2026
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Harga Kedelai Melonjak, Farhan Minta Perajin Tahu Tempe Tetap Produksi
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
Kota Bandung Jajaki Kolaborasi Kebudayaan dan Industri Kreatif dengan Prancis
timnas-kanada-saatnya-les-rouges-buat-sejarah-di-800-2026-05-02-091044_0
Prediksi Skor Kanada vs Bosnia-Herzegovina Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Bidik Kemenangan Bersejarah di Laga Pembuka