JAKARTA, TEREOPONGMEDIA.ID — Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bengkulu mengamankan seorang pria sebagai terduga pelaku pembakaran puluhan kios di Pasar Karmia Jaya, Kelurahan Sumber Jaya, Kota Bengkulu.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Selasa, 25 November 2025 tersebut menghanguskan sekitar 30 unit kios pedagang.
Kasubnit 2 Pidana Umum Satreskrim Polresta Bengkulu, Ipda Revi Harisona, membenarkan penangkapan pelaku berinisial FS tersebut. Saat ini, FS sedang menjalani pemeriksaan intensif bersama sejumlah saksi.
“Benar, kita sudah mengamankan seseorang yang patut diduga sebagai pelaku pembakaran kios. Saat ini pemeriksaan terhadap saksi-saksi masih berlangsung,” ujar Ipda Revi, Rabu (26/11/2025).
Motif: Dendam Terhadap Keluarga Sendiri
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa aksi FS didorong oleh motif pribadi. Pelaku disebut menyimpan dendam terhadap anggota keluarganya yang memiliki usaha di salah satu kios di pasar tersebut.
“Dari keterangan awal, pelaku ini punya masalah pribadi dengan keluarganya yang berdagang di salah satu kios. Itu yang memicu tindakan pembakaran,” kata Ipda Revi.
FS diduga sengaja menyasar kios keluarga tersebut sebagai target awal. Namun api kemudian merembet ke deretan kios lain yang berada di lokasi yang sama.
Baca Juga:
Satpol PP Kota Bandung Sita 134 Botol Minuman Beralkohol dan 1.303 Obat Ilegal
Seorang Anak Berkebutuhan Khusus Meninggal dalam Kebakaran Hebat di Turangga Bandung
Aksi Direkam dan Diunggah ke Media Sosial
Sebelum api membesar, FS sempat merekam aksinya sendiri. Dalam video yang beredar di media sosial, pelaku terlihat membakar kios sambil melontarkan kata-kata kasar. Setelah melakukan aksinya, FS pergi meninggalkan area yang mulai terbakar.
Video tersebut kini turut menjadi bagian dari barang bukti yang tengah dianalisis penyidik.
“Terkait rekaman video, penyidik sedang memeriksa keterkaitannya dengan peristiwa kebakaran ini,” jelas Revi.
Api Menjalar Cepat, Puluhan Kios Ludes
Kebakaran besar terjadi setelah api dari kios keluarga FS menjalar ke bangunan sekitar. Kondisi kios yang saling berdempetan, ditambah material bangunan yang mudah terbakar, membuat api menyebar dengan cepat.
“Api dengan cepat merembet ke kios-kios lainnya yang berada di sekitar lokasi awal. Itu yang membuat jumlah kios terdampak cukup banyak,” ujar Ipda Revi.
Warga sekitar berupaya membantu memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba. Namun, kobaran api terlanjur membesar sehingga tidak banyak aset pedagang yang bisa diselamatkan.
Petugas masih melakukan pendataan jumlah kerugian yang dialami para pemilik kios. Tidak ada laporan korban jiwa, namun sebagian pedagang mengalami kerugian besar akibat barang dagangan mereka hangus terbakar.
FS kini ditahan di Polresta Bengkulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih mendalami apakah ada pihak lain yang terlibat atau mengetahui rencana pembakaran tersebut.
(Dist)