Polemik Bir di Acara Lari, Farhan: Sudah Ada Sanksi Sosial

Polemik Bir di Acara Lari, Farhan: Sudah Ada Sanksi Sosial
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Kyy/TM)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Wali Kota Bandung Muhammad Farhan akhirnya buka suara terkait kontroversi pembagian bir dalam ajang Pocari Sweat Run 2025 yang digelar akhir pekan lalu. Menurutnya, kejadian tersebut telah menuai sanksi sosial yang cukup berat di ruang publik, sehingga tidak perlu dibawa ke ranah hukum.

“Sudah disanksi sosial kok, bisa dilihat sendiri di media sosial. Masyarakat sudah bereaksi,” kata Farhan, Kamis (24/7/2025).

Farhan juga menegaskan pihak yang membagikan bir merupakan komunitas peserta, bukan penjual resmi atau pelaku usaha. Dirinya menolak anggapan tindakan tersebut bisa dikenai sanksi hukum.

“Mereka itu konsumen, bukan pengedar. Kalau pengedar itu yang punya toko. Itu yang harus ditindak tegas,” ucapnya.

Baca Juga:

Lomba Lari Akbar di Bandung Berpotensi Timbulkan Lonjakan Sampah Hingga 100 Persen

Bandung Siap Gelar Lomba Lari 2 Hari, Ruas Jalan Ditutup Mulai Tengah Malam! Ini Rute dan Jalur Alternatifnya

Saat disinggung terkait kemungkinan sanksi dari Pemkot Bandung, Farhan menyatakan tidak ada dasar hukum yang cukup kuat untuk menjatuhkan hukuman pidana terhadap peserta.

“Kalau mau memberi sanksi, lihat dulu dasar hukumnya. Kalau tidak ada, jangan dipaksakan. Gak bisa semena-mena,” ujarnya.

Kendati demikian, Farhan memastikan Pemkot Bandung tetap berkomitmen mengendalikan peredaran minuman keras di kota Bandung. Dirinya mengungkapkan telah dibentuk tim khusus di bawah koordinasi Wakil Wali Kota untuk mengawasi distribusi dan penjualan alkohol.

“Kalau soal peredaran minuman keras, kita punya tim khusus. Itu sudah jadi fokus kita, dan akan terus diawasi secara ketat,” katanya.

Terkait reaksi masyarakat yang menyebut insiden tersebut mencerminkan ketidakkonsistenan Pemkot, Farhan merespons dengan santai.

“Ya itu pendapat masing-masing. Bebas saja. Tapi kita bertindak berdasarkan aturan, bukan tekanan opini,” ujarnya.

Sebagai informasi, insiden pembagian bir oleh sejumlah peserta dalam ajang Pocari Sweat Run 2025 yang digelar pada Sabtu dan Minggu (20–21 Juli) di Kota Bandung, menuai protes dari berbagai pihak.

Beberapa tokoh masyarakat dan anggota DPRD meminta Pemkot mengambil tindakan tegas karena dianggap tidak mencerminkan nilai budaya lokal.

Namun, Farhan menegaskan kebijakan Pemkot akan tetap proporsional dan berbasis hukum, bukan berdasarkan tekanan publik semata.

“Pemkot melihat persoalan ini secara menyeluruh, tidak emosional,” pungkasnya. (Kyy/_Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City