Pierre Gruno Ditahan, Pemukulan Berawal dari Tatapan Sinis?

Pierre Gruno-ditahan 15-7-2023
foto tangkap layar (Youtube/BigNews082)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA,TM.ID: Aktor senior Pierre Gruno resmi mengenakan baju tahanan di Polres Metro Jaya Jakarta Selatan. Penganiayaan yang dilakukan Pierre Gruno sempat meneguk minuman beralkohol, tetapi ia dipastikan kondisinya sadar saat penganiayaan yang terjadi di sebuah bar.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Irwandhy menyebut, Pierre saat itu kondisinya tidak mabuk oleh pengaruh alkohol.

“Dalam proses peristiwa tersebut tersangka dalam keadaan sadar, meskipun minum minuman beralkohol. Tapi tak berarti tersangka dalam kondisi mabuk, tersangka masih sadar,” ucap Irwandhy di Polres Jakarta Selatan, pada Jumat (14/7/2023).

Penyidik Polres Jakarta Selatan harus menahan aktor senior tersebut. Ia dihadirkan di hadapan awak media dengan mengenakan baju orange tahanan.

“Mengacu pada pasal 20 dan 21 KUHAP, sejak hari ini hingga 20 hari ke depan, tersangka PG akan kami lakukan penahanan,” tambah Irwandhy.

Pierre Gruno, lanjut Irwandhy, terjerat dengan Pasal 351 KUHP dengaqn ancaman hukuman penjara selama lima tahun.

BACA JUGA: Hajar Lansia di Bar, Aktor Senior Pierre Gruno Jadi Tersangka

“Terhadap penanganan perkara tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam pasal 351 KUHP dengan pelapor ataupun korban inisial GBS, terhadap terlapor, saat ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka dengan inisial PSH alias PG,” pungkasnya.

Kronologi Penganiayaan Pierre Gruno di Bar 

Dari penuturan keponakan korban berinisal GDS, Rama penganiayaan dipicu karena Pierre tak senang ditatap sinis. Padahal, kata Rama, pamannya sama sekali tak menatap sinis pelaku.

“Disamperin sama yang mukul. (Ditanya) ‘kok lu sinis banget ngeliatin gue’, Mukulnya berapa kali, saya nggak lihat. Tapi kayaknya agak banyak. (luka) di kanan kiri,” ujar Rama.

Menyusul kejadian, GDS pun langsung melaporkan kasus penganiayaan Pierre Gruno ke Polres Metro Jaya Jakarta Selatan, Sabtu (1/7/2023).

Ringkasan Profil Pierre Gruno

Pierre Andreas Sadaq Hamid merupakan pria kelahiran 29 Agustus 1953 yang dikenal sebagai seorang pemeran dalam film maupun sinetron.

Ia mengawali karir sebagai model catwalk serta membintangi film insan kesepian pada tahun 1971 dan Anjing-anjing Geledak.

Tak lepas dari dunia film, ia juga menjadi pengajar akting di lembaga pendidikan nonformal Duta Bangsa.

Pierre Gruno pernikahan pertamanya dengan  Anneke Gruno telah dianugerahi dua anak, salah satunya mengikuti jejak dirinya di dunia perfilman, yakni Jeremy Hamid.

Setelah bercerai dengan Anneke Gruno, Pierre menikahi seorang janda anak satu bernama Carolina Samallo, usianya jauh lebih muda selisih 18 tahun.

(Saepul/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

3

4

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City