Pertolongan Pertama pada Penyakit Rabies, Jangan Lengah!

rabies
Ilustrasi. (freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Penyakit rabies merupakan ancaman serius terhadap kesehatan manusia dan penanganannya membutuhkan respons cepat dan tepat.

Dalam kasus terkena gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, mengetahui pertolongan pertama yang tepat dapat menjadi perbedaan antara hidup dan mati.

Kali ini, Teropong Media akan membahas tindakan-tindakan penting dalam memberikan pertolongan pertama terhadap penyakit ini, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan langkah-langkah yang dapat menyelamatkan nyawa.

Berikut pertolongan pertama terhadap penyakit rabies:

Cuci luka dengan sabun dan air

Setelah tergigit oleh hewan yang dicurigai terinfeksi rabies, langkah pertama yang penting adalah mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit. Ini membantu mengurangi risiko infeksi dan membantu membersihkan virus rabies yang mungkin ada pada permukaan luka.

Segera cari perawatan medis

Setelah mencuci luka, penting untuk segera mencari perawatan medis profesional. Beritahukan petugas kesehatan mengenai gigitan hewan dan curigai adanya infeksi rabies. Mereka akan memberikan tindakan medis yang tepat, seperti membersihkan luka secara menyeluruh, memberikan vaksin rabies, dan mungkin juga imunoglobulin rabies.

Vaksinasi Rabies

Vaksinasi rabies adalah langkah penting dalam mencegah penyebaran virus rabies di dalam tubuh manusia. Petugas kesehatan akan memberikan serangkaian vaksin rabies untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus tersebut. Vaksinasi rabies yang diberikan secara tepat waktu dapat mencegah perkembangan penyakit rabies yang mematikan.

Imunoglobulin Rabies

Selain vaksin rabies, dalam beberapa kasus tertentu, petugas kesehatan juga dapat memberikan imunoglobulin rabies. Imunoglobulin rabies mengandung antibodi yang membantu melawan virus rabies dengan cepat. Pemberian imunoglobulin rabies biasanya diberikan pada saat yang sama dengan vaksin rabies atau dalam beberapa hari setelahnya, tergantung pada kondisi individu.

Pantau dan konsultasikan dengan petugas kesehatan

Setelah menerima pertolongan pertama dan vaksinasi, penting untuk memantau kondisi luka dan gejala yang mungkin muncul.
Jika terjadi perubahan atau perkembangan gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan evaluasi dan perawatan lanjutan.

BACA JUGA: Dampak Rabies Terhadap Manusia: Takut Air Hingga Kematian!

(Dist)

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun