Persib Benahi Masalah Sektor Lini Depan

Persib Ditolak Banyak Penyerang Asing
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak memimpin Sesi Latihan Timnya. (RF/Teropongmedia.id)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Persib Bandung terus berkonsentrasi dalam membenahi sektor penyerangan di masa persiapan kali ini. Jajaran pelatih Persib merasa, agresifitas lini depan Persib mengalami progres menjanjikan dan itu sangat terlihat dari sesi latihan beberapa waktu ke belakang.
Asisten pelatih Persib, Goran Paulic menerangkan masalah timnya dalam beberapa pertandingan terakhir memang berada di sektor depan. Pasalnya jajaran penyerang Persib terlihat kesulitan mencetak gol hingga akhirnya tim berjuluk Maung Bandung itu gagal mendapatkan kemenangan.
Dari hasil analisa beberapa pertandingan ke belakang, para pemain Persib terlihat kurang berani untuk masuk ke kotak penalti lawan. Dengan begitu peluang sulit didapat Persib karena kalah jumlah pemain di jantung area pertahanan lawan.
“Pada dasarnya kami berbicara dengan pemain setiap harinya dan memang di 2-3 laga terakhir kami cukup bermasalah (di depan). Masalah kami adalah kurang pemain yang masuk ke kotak penalti saat ada peluang,” ungkap Goran, Senin (29/1/2024).
Ia menambahkan, kinerja Ciro Alves dan David da Silva memang sudah cukup maksimal dalam beberapa laga terakhir. Namun sayangnya kerja keras kedua pemain asal Brasil itu kurang mendapat dukungan dari pemain lainnya, sehingga Persib kerap kesulitan dalam mencetak gol.
Kehadiran Stefano Beltrame diakui Goran cukup memberikan dampak besar di sektor depan timnya, terutama di sesi uji tanding kontra Dewa United beberapa waktu lalu. Ia berharap kerja keras yang sudah dilakukan Stefano bisa terus berlanjut saat Persib kembali berjuang di kompetisi Liga 1 2023/2024.
“Sejauh ini semuanya sudah tahu hanya ada Ciro dan David. Mereka memang sudah melakukan tugasnnya tapi kami perlu lebih banyak pemain di kotak penalti. Sekarang Stefano sudah lebih agresif dan mempunyai tugas sebagai pencetak gol meski sebagai gelandang,” kata dia.
Ia menyadari kemampuan Ciro dan David memang menjadi sorotan bagi para bek lawan untuk menjegalnya. Dengan begitu kata Goran, ini merupakan momen yang baik bagi Stefano untuk menjadi alternatif tim Persib dalam mencetak gol.
“Kami harus lebih menyerang untuk mendapat opsi lain selain Ciro dan David, karena semua sudah tahu apa yang mereka akan lakukan. Lawan sudah bersiap untuk menjaganya, jadi kami harus melibatkan lebih banyak pemain di kotak penalti,” katanya.
(RF/Masnur)
Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun