Perkuat Akar Rumput, Fetty Anggraenidini Dorong Modernisasi Organisasi di Pleno MKGR 2025-2030

fetty anggraenidini
(instagram@fettyadini)
-

Tidak ada video disisipkan.


JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, menghadiri Rapat Pleno sekaligus penyusunan struktur kepengurusan Ormas MKGR untuk masa bakti 2025–2030. Kehadiran tokoh perempuan dari Fraksi Golkar ini menjadi sinyal kuat akan pentingnya representasi kader daerah dalam memperkokoh eksistensi organisasi di tingkat nasional.

Rapat yang berlangsung dinamis ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan langkah awal dalam merancang strategi besar MKGR sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar untuk lima tahun ke depan.

Fokus pada Kaderisasi dan Inovasi

Dalam kesempatan tersebut, Fetty Anggraenidini menekankan bahwa penyusunan pengurus baru harus mampu menjawab tantangan zaman. Ia mendorong agar struktur organisasi diisi oleh kombinasi antara tokoh senior yang berpengalaman dan kader muda yang memiliki visi inovatif.

“MKGR bukan hanya organisasi sejarah, tapi organisasi masa depan. Kita butuh struktur yang ramping namun lincah (agile) dalam merespons isu-isu kerakyatan. Inilah momentum kita untuk melakukan penyegaran dan modernisasi cara kerja organisasi,” ujar Fetty di sela-sela rapat pleno.

Representasi Perempuan dan Suara Daerah

Sebagai legislator yang berangkat dari Dapil Jawa Barat (Kota Bogor), Fetty juga memberikan perhatian khusus pada keterlibatan perempuan dalam kepengurusan strategis. Menurutnya, aspek “Gotong Royong” yang menjadi marwah MKGR harus diimplementasikan melalui inklusivitas.

Beberapa poin strategis yang diusung Fetty dalam rapat tersebut antara lain:

Optimalisasi Peran Perempuan: Memastikan posisi strategis bagi kader perempuan agar kebijakan organisasi lebih peka terhadap isu keluarga, kesehatan, dan pendidikan.

Konektivitas Pusat-Daerah: Membangun jembatan komunikasi yang lebih solid antara pengurus pusat dan daerah untuk mengawal program-program pemberdayaan masyarakat.

Penguatan Pengabdian Masyarakat: Menghidupkan kembali sel-sel organisasi di tingkat paling bawah sebagai bentuk bakti sosial nyata.

Menyongsong Tantangan Politik Masa Depan

Penyusunan pengurus periode 2025–2030 ini dianggap krusial mengingat tantangan politik dan sosial yang akan semakin kompleks. Fetty meyakini bahwa dengan kepengurusan yang solid dan terukur, MKGR akan tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas dan memenangkan aspirasi rakyat.

“Soliditas adalah kunci. Dengan susunan pengurus yang representatif, saya optimis MKGR akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, bukan hanya di lingkungan internal partai, tapi hingga ke pelosok-pelosok desa di Jawa Barat,” pungkasnya melalui pernyataan resmi yang dikutip dalam akun pribadinya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City