Perbaikan Jalan di Panjunan Ditunda, Farhan Jelaskan Penyebabnya

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA,ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan, penanganan kerusakan jalan di kawasan Panjunan, Kecamatan Astanaanyar, akan dilakukan secara komprehensif.

Pemkot Bandung memilih menunda perbaikan jalan hingga proses penertiban aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut selesai dilakukan.

Farhan menjelaskan, kerusakan jalan di Panjunan tidak hanya disebabkan faktor usia infrastruktur, tetapi juga dipicu oleh aktivitas pasar yang berlangsung setiap pagi. Jalan tersebut, menurutnya, berubah fungsi menjadi pasar yang menjual komoditas basah.

“Setiap hari dari pukul 06.00 hingga 10.00, kawasan itu menjadi pasar. Barang basah membuat kondisi jalan terus-menerus lembap sehingga mempercepat kerusakan aspal,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung.

Selain itu, Farhan juga menyoroti kondisi penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut yang kerap mengalami gangguan. Saat ini, Pemkot Bandung tengah melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kerusakan, apakah karena faktor teknis atau tindakan pencurian.

Baca Juga:

Rusak Akibat Longsor, Farhan Fokus Perbaikan Jalan Lembah Sarimadu

Pemkot Bandung Bakal Ambil Alih Perbaikan Jalan Rusak Akibat Galian Ducting

Meski program perbaikan jalan di Panjunan awalnya telah dijadwalkan pada awal April 2026, Farhan memutuskan untuk menundanya. Ia menilai, perbaikan jalan tidak akan efektif jika tidak diiringi dengan penataan aktivitas di atasnya.

“Kalau jalan diperbaiki tapi aktivitasnya masih sama pasti akan cepat rusak lagi. Maka kita tertibkan dulu setelah itu baru diperbaiki,” ujarnya.

Pemkot Bandung saat ini tengah melakukan langkah penertiban terhadap PKL di kawasan tersebut. Farhan menegaskan, upaya ini merupakan tindak lanjut dari berbagai imbauan yang telah disampaikan sejak tahun sebelumnya.

Menurutnya, penertiban dilakukan untuk menciptakan ketertiban dan menjaga kualitas infrastruktur kota agar dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Setelah kawasan tertib dan ada komitmen bersama baru kita lakukan pengaspalan. Ini agar hasilnya lebih maksimal dan berkelanjutan,” tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun
WhatsApp Image 2026-07-08 at 14.32
Diskominfo Kota Bandung dan Pekanbaru Perkuat Kolaborasi Penataan Fiber Optik dan Transformasi Digital