Perasaan Marc Klok Setelah Namanya Masuk ke Dalam FIFA Player Executive Programme

Marc Klok Persib
Perasaan Marc Klok Setelah Namanya Masuk ke Dalam FIFA Player Executive Programme (Dok. Persib)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.D — Gelandang Persib Bandung, Marc Klok sangat antusias setelah namanya masuk ke dalam nominasi FIFA Player Executive Programme. Bagi Marc Klok hal ini sangat bagus untuk masa depannya setelah nantinya tidak aktif menjadi pesepakbola profesional.

Dalam program tersebut, Marc Klok menjadi salah satu pemain Indonesia yang ada dalam nominasi tersebut. Selain dirinya, banyak pesepakbola beken lainnya seperti gelandang asal Argentina, Rodrigo de Paul dan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.

Kata Marc Klok, ini merupakan kesempatan berharga untuk menggali potensi yang ada pada dirinya. Pasalnya program ini sangat erat kaitannya dengan bisnis dan pengembangan sepakbola di negaranya. Meski kini masih aktif, Marc sudah menyiapkan untuk masa pensiunnya.

“Itu Player Executive Programme, seperti kehidupan setelah aktif bermain sepakbola, bisa menjadi Direktur Teknik atau CEO atau apapun. Lebih belajar sisi bisnis dari sepakbola, mungkin untuk setelah karir, perjalanan saya mungkin ke sana,” ujar eks pemain FC Utrecht tersebut.

BACA JUGA:

Persib Bandung Terima Kunjungan Delegasi FIFA Bahas Transformasi Liga Indonesia

Disebut Jadi Jimat Keberuntungan Persib, Bojan Hodak Beri Komentar

Dengan mempersiapkan masa depannya di luar sepakbola, Marc mengatakan bahwa ini menjadi hal menarik dalam hidupnya. Sehingga dengan masuknya ke dalam nominasi tersebut, Marc juga berkesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan potensinya.

Sebagai pesepakbola, sudah sepantasnya untuk menyusun strategi di masa pensiun. Apalagi ia sadar, program ini bisa menjadi ancang-ancang bagi masa depannya di luar sepak bola, terlebih kini usianya sudah menginjak 31 tahun dan sudah tidak muda bagi pesepakbola.

“Saya selalu pikir lebih baik mulai memikirkan kehidupan setelah aktif bermain sepakbola ketika masih main daripada setelah nanti pensiun. Ini jadi momentum saya untuk eksplore, karir saya juga masih panjang tapi ini bagus untuk berjejaring, belajar hal itu,” beber eks pemain Persija itu.

Program ini nantinya akan diselenggarakan secara daring. Eks gelandang PSM Makassae itu juga belum tahu secara merinci mengenai tugas dan materi di dalamnya. Namun setidaknya dia punya bekal dengan pengakuan dari induk organisasi sepakbola tertinggi.

“Saya belum tahu, mungkin di Persib, di dalam klub atau di federasi. Itu lebih ke manajemen. Tapi itu seperti yang saya bilang, saya masih main dan karir masih panjang. Saya belum tahu apa nanti setelah karir di sepakbola, mau jadi apa. Tapi bagus karena saya punya lisensi dan approvement dari FIFA.” tutup Klok.

(RF/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar