Penyebab, Gejala dan Pengobatan Batu Empedu

Batu Empedu
Batu Empedu. (dok. istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Cholelithiasis atau yang lebih dikenal dengan penyakit batu empedu, ialah sebuah kondisi dimana sering terjadi rasa sakit mendadak pada bagian perut, sehingga mengakibatkan pembentukan batu di dalam kantung empedu.

Tidak hanya itu, Cholelithiasis juga dapat terbentuk di saluran empedu, yang menyebabkan berbagai komplikasi, sehingga butuh adanya penanganan medis.

Fungsi utama kantung empedu adalah untuk menyimpan dan memproduksi cairan empedu yang memiliki peran penting dalam proses pencernaan, terutama dalam mencerna kolesterol dari makanan yang dikonsumsi.
Mayoritas batu empedu berasal dari endapan kolesterol yang mengeras dan membentuk batu.

Meskipun umumnya cholelithiasis ringan dan dapat diatasi di rumah, tapi ketika batu empedu menyumbat saluran empedu, butuh penanganan meadi yang cepat untuk mencegah adanya komplikasi yang serius.

Penyebab dan Gejala Cholelithiasis

Cholelithiasis diduga muncul akibat endapan kolesterol dan bilirubin di dalam kantung empedu, yang terjadi ketika cairan empedu tidak mampu melarutkan kolesterol dan bilirubin berlebih yang dihasilkan oleh hati.

Gejala utama dari cholelithiasis adalah nyeri mendadak di bagian kanan atas atau tengah perut. Selain itu, gejala lain yang mungkin muncul termasuk mual, muntah, hilangnya nafsu makan, urine berwarna gelap, sakit maag, dan diare.

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gejala tersebut, terutama saat bersamaan dengan demam, menggigil, penyakit kuning, atau nyeri perut yang berlangsung lebih dari 8 jam.

Pengobatan dan Pencegahan Cholelithiasis

Pengobatan untuk cholelithiasis meliputi operasi pengangkatan kantung empedu (kolesistektomi) atau penggunaan obat-obatan.

Pemberian obat, seperti asam ursodeoksikolat, biasanya hanya dilakukan jika batu empedu memiliki ukuran yang relatif kecil.

BACA JUGA: Hati-hati! Minum Air Putih Ini Bisa Sebabkan Ginjal Bermasalah

Terdapat juga beberapa langkah pencegahan  termasuk mengonsumsi makanan tinggi serat, menghindari makanan yang tinggi lemak atau minyak, membatasi konsumsi minuman beralkohol, rutin berolahraga, meningkatkan asupan cairan, serta menghindari diet yang terlalu ketat.

Melalui penjelasan mengenai penyebab dan gejala batu empedu di atas, berusahalah untuk tetap menjalankan gaya hidup sehat, untuk mencegah beragam masalah penyakit yang berbahaya dan mengkhawatirkan.

 

 

(Vini/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
KDS Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
KDS: Perusahaan Tak Peduli Lingkungan Bakal Disegel Demi Penanganan Banjir Tegalluar
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
339 UMKM Ramaikan Pasar Kreatif Bandung 2026, Etalase Produk Lokal di 8 Mal
Pelatih Baru Timnas Indonesia John Herdman
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Oman: Ujian Perdana John Herdman di GBK, Garuda Bidik Hasil Positif
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara