Pengantin Pesanan, Jadi Modus Baru Kasus TPPO di Indramayu Kian Marak

Kasus TPPO Indramayu
Ilustrasi. (iStockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Kabupaten Indramayu menjadi sorotan publik akibat maraknya kasus pengantin pesanan yang mengarah pada Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Kasus terbaru menimpa Sugi Purnamawati, warga Kecamatan Cikedung, yang menjadi korban pengantin pesanan di China. Beruntung, Sugi berhasil kembali ke tanah air setelah mengalami perlakuan tidak layak dari suaminya.

Dinas Sosial Kabupaten Indramayu mengungkapkan kasus TPPO kerap terjadi di wilayah tersebut dengan berbagai modus. Banyak warga yang menjadi korban akibat bujuk rayu perekrut ilegal.

“Kasus TPPO ini sering kami tangani karena bukan hanya tugas Dinas Sosial, tetapi merupakan kerja sama tim TPPO Indramayu,” ujar Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Hani Handayani, Rabu (19/2/2025).

Setiap menerima laporan, Dinas Sosial segera mendampingi korban TPPO. Seperti dalam kasus Sugi, pihaknya memberikan pendampingan setelah kepulangannya ke Indonesia. Hani menyebut kondisi Sugi mulai membaik meskipun masih mengalami trauma akibat pengalaman buruknya.

“Dinas Sosial bertugas sebagai pendamping. Setelah korban kembali ke rumah, baru kami hadir di situ,” jelasnya.

Untuk mencegah terjadinya TPPO, Dinas Sosial bersama sejumlah instansi terkait gencar melakukan sosialisasi di tingkat desa hingga sekolah-sekolah.

“Sebenarnya sosialisasi mengenai TPPO sudah sering dilakukan, termasuk di sekolah-sekolah,” ungkap Hani.

BACA JUGA:

Modus TPPO ‘Pengantin Pesanan’ Dikecoh Perjanjian Berbahasa Asing

Awas Modus Baru TPPO, Pria Tiongkok Tawarkan Pernikahan

Pelaksana Tugas Kepala DisdukP3A, Cicih Sukarsih, mengungkapkan kebanyakan korban tertipu oleh agen tidak resmi yang menjanjikan kehidupan lebih baik di luar negeri.

“Banyak perekrut ilegal yang tidak terdaftar di pemerintah menawarkan janji-janji manis kepada calon korban,” kata Cicih.

Pemerintah daerah terus meningkatkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap kasus praktik TPPO untuk melindungi warga Indramayu dari eksploitasi yang semakin marak terjadi.

 

 

(Virdiya/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian