Pendidikan Berkualitas? Sepertinya Itu Hanya Ada di Planet Kurikulon

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUAR MAHASISWA AWARDS — “Menjamin pendidikan yang inklusif dan berkualitas serta mendorong kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.” Itu bunyi SDGs nomor 4, seolah-olah semua anak di Indonesia bisa sekolah tanpa takut putus, bisa belajar teknologi terbaru, dan punya guru yang paham dunia digital. Tapi itu mungkin berlaku di Planet Kurikulon, sebuah dunia paralel tempat kurikulum selalu relevan, guru digaji dengan baik, dan murid di desa punya akses internet seperti di Jakarta Selatan.

Di belahan Bumi, tepatnya di Indonesia, realitasnya lebih bervariasi. Ada anak yang sekolah sambil bantu orang tua di ladang, ada yang rebutan sinyal, dan ada juga yang baru belajar tentang AI dari koran bekas bungkus gorengan.

Janji Manis dari Planet Beasisvaria

Beasiswa seharusnya jadi jalan pembuka menuju pendidikan yang setara. Tapi terkadang, prosesnya terasa seperti misi luar angkasa penuh persyaratan teknis, waktu yang sempit, dan orbit administrasi yang berliku.

Di Planet Beasisvaria, semua siswa berprestasi otomatis terdata dan langsung dapat bantuan, tanpa perlu mengisi 17 dokumen dan ikut seleksi rasa gacha. Sayangnya, di Bumi, beasiswa kadang jatuh ke tangan yang paling cepat submit bukan yang paling membutuhkan.

Kecerdasan Buatan, Ketidaksiapan Manusia

AI kini bisa menjawab soal ujian, menulis esai, bahkan bantu mahasiswa skripsi. Tapi sayangnya, sebagian institusi pendidikan kita masih ragu: “ChatGPT itu membantu atau menyesatkan?”

Di Galaksi EduTechia, AI digunakan sebagai alat belajar yang keren dan etis, guru dilatih untuk beradaptasi, dan murid diajari berpikir kritis. Di sini? Kita masih kirim tugas lewat WhatsApp dan bingung cara buka Google Classroom.

Ketika Desa dan Kota Ada di Dua Planet Berbeda

Satu kurikulum untuk semua. Idenya bagus. Tapi pelaksanaannya seperti menyamakan gravitasi antara Planet Perkotaan dan Planet DesaTertinggal. Di kota, anak SD diajari coding. Di desa, anak SMP masih rebutan buku paket. Bahkan ada sekolah yang masih pakai spidol bekas sumbangan dari acara TV. Tapi tenang, mereka juga harus lulus ujian nasional berbasis komputer. Ajaib, bukan?

Generasi Z dan TikTok Adalah Bentuk Komunikasi Alternatif dari Planet Zettanova

Sementara itu, harapan justru datang dari Generasi Z. Mereka tidak tinggal diam. Lewat TikTok, Instagram, dan podcast, banyak yang mulai menyuarakan isu pendidikan, berbagi informasi beasiswa, dan bahkan mengajar lewat konten.

Di Planet Zettanova, komunikasi digital adalah bentuk revolusi pendidikan tanpa birokrasi, tanpa batasan kelas sosial. Mungkin kita bisa belajar dari sana. kalau sinyal kita kuat.

Solusi? Kita Tak Butuh Roket, Cukup Kesadaran
Berikut beberapa langkah kecil namun signifikan untuk membuat pendidikan kita sedikit lebih membumi:

  1. Beasiswa harus berbasis data dan transparansi, bukan hanya kecepatan jari.
  2. Guru perlu pelatihan digital yang nyata, bukan sekadar webinar formalitas.
  3. Sekolah di desa perlu dukungan yang kontekstual, bukan copy-paste dari kota.
  4. Media sosial harus dianggap aset edukatif, bukan sekadar ancaman moral.

Turun Kembali ke Belahan Bumi Ini

Pendidikan berkualitas itu bukan mitos tapi juga belum jadi realitas. Kalau kita terus memajang SDGs di presentasi tapi lupa menanyakan bagaimana murid-murid di pelosok bertahan, mungkin kita memang masih tinggal di Planet Retorika, bukan Planet Solusi.

Tapi harapan belum punah. Selama masih ada yang peduli, bertanya, dan menulis (seperti kamu yang sedang membaca ini), maka masih ada kemungkinan kita semua pulang ke Bumi ke tempat di mana pendidikan benar-benar bisa mengubah nasib, bukan sekadar jadi materi seminar.

 

Penulis:

Billy Prayoga

 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

Menu sahur
4 Menu Sahur Sehat dan Praktis untuk Anak
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan sebelum menjalankan...

2

Praktik perjudian
4 Orang Diduga Terlibat Praktik Perjudian Ditangkap Polsek Oba Utara
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Polsek Oba Utara, Polresta Tidore Kepulauan tangkap empat orang yang...

3

Desa Penglipuran
Desa Penglipuran: Oase Ketenangan di Bali yang Menjaga Harmoni Alam dan Tradisi
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pagi di Desa Penglipuran selalu dimulai dengan keheningan yang menenangkan....

4

ii
Hangatnya Lezat! favehotel Hyper Square Bandung Hadirkan Promo Spesial Sop Iga
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Dalam rangka memanjakan lidah para pecinta kuliner khas Nusantara,...

5

Jemaah Haji Maluku Utara
Gubernur Sherly Beri Uang Saku Rp 1 Juta Untuk 1.076 Jemaah Haji Maluku Utara
MALUT, TEROPOPNGMEDIA.ID — Sebanyak 1.076 calon jemaah haji Maluku Utara (Malut) resmi dilepas...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...