Penampakan Gerbang Gedung Sate Bergaya Candi, Habiskan Anggaran Rp 3,9 Miliar!

gerbang gudung sate
Pemprov Jabar renovasi gerbang Gedung Sate bergaya Candi Bentar senilai Rp 3,9 miliar untuk memperkuat ikon budaya dan fasilitas publik. (Instagram/bdg,info)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melakukan renovasi besar-besaran pada gerbang Gedung Sate dengan mengubah tampilannya layaknya candi bentar khas Jawa, dengan menghabiskan total anggaran hingga Rp 3,9 miliar.

Proyek ini mencakup renovasi enam gerbang, pilar, serta penataan ulang area parkir barat dan timur Gedung Sate yang sebelumnya dianggap tidak layak.

Pada Gerbang baru menampilkan dua pilar berundak dengan desain kerajaan mirip Candi Bentar di Cirebon dan beberapa wilayah di Pulau Jawa.

Renovasi ini menjadi sorotan publik karena muncul di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan pembatasan kegiatan seremonial di APBD 2025–2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Mas Adi Komar menjelaskan, bahwa pembaruan gerbang dan area parkir Gedung Sate dilakukan untuk memperkuat ikon budaya sekaligus menata fasilitas publik yang lebih nyaman.

“Gerbang ini sudah lama tidak direnovasi. Mengingat ada aktivitas masyarakat, termasuk unjuk rasa, kami ingin memperkuat keamanan dan mempercantik area luar Gedung Sate. Pilar yang baru terinspirasi dari Candi Bentar, banyak digunakan di keraton-keraton Jawa Barat, sehingga menonjolkan identitas budaya daerah,” ungkap Adi, melansir Republika Sabtu (22/11/2025).

Adi mengklaim renovasi ini tidak mengganggu cagar budaya Gedung Sate, karena pilar dan area parkir berada di luar zona yang dilindungi. Proyek ini juga sudah melalui koordinasi dengan Balai Cagar Budaya agar tetap sesuai regulasi sejarah dan konservasi.

“Bangunan inti Gedung Sate tetap terjaga. Renovasi lebih menitikberatkan pada ornamen dan area publik yang mendukung layanan masyarakat,” jelasnya.

Alasan dan Target Renovasi

Meski anggaran Rp 3,9 miliar muncul di tengah gencarnya efisiensi, Adi mengklaim bahwa renovasi ini mendukung fasilitas publik termasuk Bale Pananggeuhan yang memfasilitasi masyarakat menyampaikan keluhan dan aspirasi. Pekerjaan diproyeksikan selesai pada Desember 2025.

Namun, beberapa pengguna media sosial menilai desain baru tidak selaras dengan arsitektur kolonial Belanda Gedung Sate.

“Itu kan peninggalan Belanda, bukan Pajajaran. Jadi kurang nyambung,” tulis salah satu warganet di Instagram.

Gubernur Dedi Mulyadi: Serahkan Pada Ahlinya

Menanggapi kritik tersebut, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya mempercayakan urusan arsitektur bersejarah pada para ahli.

“Jangan terlalu mengikuti komentar netizen, tapi percayakan pada arsitek. Kalau hanya mengandalkan opini publik, proyek tidak akan selesai,” kata Dedi usai Rapat Paripurna di DPRD Jawa Barat, Bandung pada Kamis (20/11/2025).

Dedi menambahkan, renovasi gedung bersejarah harus berdasarkan pemahaman tata ruang dan filosofi bangunan. Ahli arsitek memahami konteks sejarah dan budaya Gedung Sate sehingga renovasi tetap menghormati identitasnya.

“Ikuti arahan arsitek yang berkompeten, khususnya yang paham tata ruang dan bangunan bersejarah,” tegasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

3

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

4

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

5

Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial