BANDUNG,TM.ID: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menargetkan investasi di Jabar tahun 2024 bisa mencapai Rp250 triliun.
Hal itu diungkapkan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Taufiq Budi Santoso dalam acara BEJA (Bewara Jawa Barat) Vol. 2, di Gedung Sate Bandung, Selasa (30/1/2024)
Menurut Taufiq, target tersebut selaras dengan realisasi investasi nasional di tahun 2024, yang meningkat menjadi 17,9%, yaitu sebesar Rp1.650 triliun dari target realisasi investasi tahun 2023 sebesar Rp1.400 triliun.
“Investasi Jabar di tahun 2024 ini juga meningkat dan diproyeksikan dalam kisaran Rp247-250 triliun. Dalam mencapai target tersebut kebijakan investasi akan difokuskan pada perbaikan kebijakan investasi berkelanjutan, pelayanan dan insentif investasi berdaya saing dan tetap fokus pada investasi yang memberikan nilai tambah,” kata Taufiq.
Taufiq menyampaikan bahwa raihan positif investasi Jabar merupakan buah sinergi, komitmen dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk Pemdaprov Jabar bersama Bank Indonesia Jawa Barat.
BACA JUGA: Tahun 2024, Pemprov Jabar Gagas Sejumlah Investasi Sarana Pelayanan Publik
Raihan ini juga turut memberikan pesan kepada masyarakat bahwa investasi menjadi salah satu motor penggerak perekonomian di Jawa Barat. Mendatang, realisasi investasi perlu dibaerngi upaya pemerataan.
Hal tersebut sejalan dengan peta persebaran investasi Jabar yang terkonsentrasi di bagian utara seperti Kabupaten Bekasi (25 persen) hingga Kabupaten Karawang (22 persen).
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yuliastiani meyakini, besaran target investasi 2024 di Jabar akan terealisasi. Pasalnya, Jabar selalu bisa melampaui target setiap tahunnya.
“Optimistis bisa mencapai itu, melihat setiap tahun kami bisa melampaui target dan tentunya karena Jabar banyak memiliki hal yang mendukung peningkatan investasi,” kata Nining.
(Budis)