Pemprov Jabar Luncurkan Layanan Aduan dan Hotline Terintegrasi

Layanan Aduan
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jabar Ika Mardiah.(Foto: Dok.Pemprov Jabar).
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) baru saja meluncurkan Layanan Aduan dan Hotline Terintegrasi. Layanan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan wadah bagi masyarakat yang ingin menyampaikan masukan, keluhan, dan saran terkait pelayanan publik.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah mengatakan, masih terdapat kebingungan di kalangan warga mengenai bagaimana mendapatkan informasi atau solusi terkait layanan publik.

“Kami bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan dan efektivitas sistem pengaduan kami untuk mengatasi dan merespons isu-isu yang dialami oleh warga,” kata Ika, Rabu (13/3/2024)

Terdapat 3 fitur utama dalam layanan terintegrasi ini yaitu Aduan Warga, Hotline Jabar, dan Nomor Darurat. Setiap fiturnya memiliki fungsi yang berbeda yang sudah bisa dimanfaatkan oleh warga Jawa Barat via Sapawarga Jabar Super App.

Fitur Aduan Warga berfungsi untuk menindaklanjuti aduan publik yang bersifat non-darurat kategori infrastruktur, permasalahan sampah, dan pengaduan layanan pemerintah.

Fitur ini atau bisa disebut Sistem Pengaduan Elektronik Terintegrasi sudah terintegrasi dengan aplikasi TRK (Tunjangan Remunerasi Kinerja) ASN sehingga aduan dapat ditindaklanjut secara langsung dan cepat oleh perangkat daerah terkait. Selanjutnya, warga bisa melihat status aduan dan riwayat penindaklanjutan aduan secara real-time di Sapawarga.

BACA JUGA: Bey Pastikan Stok Beras Jabar Aman Hingga Lebaran

Terdapat juga fitur Hotline Jabar yang menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah kota/kabupaten melalui penyediaan informasi yang meliputi layanan kedaruratan, layanan informasi, dan aduan warga dalam bidang prioritas pada kategori layanan kesehatan, kependudukan, ketenagakerjaan, infrastruktur, dan lain-lain.

Kehadiran layanan terintegrasi ini diharapkan bisa berjalan dengan lebih efektif dan efisien. Responsivitas dan transparansi pemerintah terhadap aduan warga juga menjadi salah satu faktor penting terutama dalam membangun kepercayaan dan hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat.

Partisipasi warga juga diharapkan untuk terlibat secara aktif dalam proses pengawasan dan peningkatan kualitas layanan publik serta kebijakan pemerintah.

 

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City