Pemkot Bandung Fokuskan Penanganan Banjir dan Normalisasi Sungai

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkap penyebab utama banjir yang melanda sejumlah titik di Kota Bandung dalam beberapa hari terakhir.

Selain dipicu cuaca ekstrem, ia mengungkapkan tumpukan sampah di saluran air dan sungai menjadi faktor dominan yang memperparah kondisi.

Menurutnya, volume sampah yang menyumbat aliran air terbilang sangat besar. Bahkan, dalam satu hari petugas berhasil mengangkut hampir 300 meter kubik sampah dari sungai.

“Banjir kemarin itu selain karena cuaca ekstrem juga karena saluran pembuangan banyak tersumbat sampah. Jumlahnya sangat besar,” kata Farhan di Pendopo Kota Bandung.

Ia memastikan, infrastruktur pengendali banjir seperti kolam retensi sebenarnya berfungsi dengan baik. Namun, luapan tetap terjadi karena aliran sungai terhambat oleh sampah yang menumpuk.

“Kolam retensi berfungsi tapi yang meluap itu sungainya. Karena rata-rata tersumbat sampah,” ujarnya.

Baca Juga:

Banjir Bandung Bukan Sekadar Hujan, Bangunan Liar Dituding Jadi Biang Masalah

Jurus Mengatasi Banjir Bandung Raya, KDM: Tata Ruang Dibenahi, Sempadan Sungai Dipulihkan

Melihat kondisi tersebut, Pemkot Bandung kini fokus pada penanganan cepat dengan mengangkut sampah dari sungai. Farhan menyebut, setelah sampah diangkat air relatif cepat surut menandakan kapasitas sistem yang ada masih memadai jika aliran tidak terganggu.

Sebagai langkah lanjutan, Farhan berencana memperkuat peran petugas kebersihan. Ia menilai, penanganan sungai tidak bisa hanya mengandalkan satu dinas melainkan perlu pelibatan lebih banyak personel dengan dukungan insentif yang memadai.

“Kita akan berdayakan gober ditambah tugasnya dan tentu kita upayakan ada penambahan insentif. Ini sedang kita hitung dalam APBD,” jelasnya.

Ia juga menyatakan, pembangunan kolam retensi baru bukan menjadi prioritas utama saat ini. Menurutnya, tanpa pengelolaan sungai yang baik, penambahan infrastruktur tidak akan efektif.

“Percuma bikin kolam retensi sebanyak mungkin kalau sungainya tidak dikelola. Air tetap meluap karena pendangkalan dan sampah,” katanya.

Oleh karena itu, Pemkot Bandung berencana melakukan revitalisasi sungai secara menyeluruh sebagai solusi jangka panjang.

Farhan berharap, upaya ini dapat mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya ke aliran sungai.

“Mudah-mudahan segala upaya yang telah kita lakukan bisa mengurangi risiko banjir dan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke aliran sungai,” tuturnya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City