Pemerintah Pertimbangkan Perluasan MBG untuk Anak Jalanan dan Disabilitas

mbg
Ilustrasi. (X/rarariana87)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah mulai membuka peluang memperluas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tidak hanya menyasar pelajar dan ibu hamil, tetapi juga anak jalanan serta penyandang disabilitas.

Wacana tersebut mencuat setelah muncul masukan publik yang menilai masih ada kelompok rentan yang belum tersentuh program prioritas tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, hingga saat ini cakupan MBG memang masih difokuskan pada balita, peserta didik dari PAUD hingga SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui. Namun, pemerintah tidak menutup mata terhadap kebutuhan kelompok lain.

“Terus terang kalau berkenaan dengan makan bergizi gratis untuk anak jalanan dan disabilitas itu belum. Tapi terima kasih atas catatan dan masukannya,” ujar Prasetyo di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Pemerintah Terbuka Evaluasi Program

Prasetyo menegaskan, pemerintah membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat. Menurutnya, program sebesar MBG harus terus dievaluasi agar benar-benar menjawab persoalan riil di lapangan.

“Kami terus membuka diri. Kalau memang ada yang masih luput atau belum terpikirkan oleh pemerintah, silakan disampaikan. Kami akan terbuka,” katanya.

Ia menilai masukan tersebut relevan, mengingat anak jalanan dan penyandang disabilitas termasuk kelompok yang rentan terhadap masalah gizi dan akses pangan layak.

Prabowo Akui Ada Kekurangan dalam MBG

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka mengakui adanya kekurangan dan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG. Namun, ia menekankan bahwa secara keseluruhan program tersebut menunjukkan hasil yang sangat positif.

“Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan dan penyimpangan,” kata Prabowo saat retret Kabinet Merah Putih di Hambalang.

Meski demikian, Prabowo mengklaim tingkat keberhasilan MBG mencapai hampir sempurna.

“Kalau kita pelajari secara objektif, secara statistik boleh dikatakan 99,99 persen berhasil,” ujarnya.

Target Zero Defect dan Pengawasan Ketat

Prabowo menegaskan, pemerintah tidak ingin berpuas diri. Target utama MBG adalah zero defect, tanpa toleransi terhadap kesalahan sekecil apa pun.

“Kita tidak puas dengan kekurangan 0,0 sekian. Itu pun bagi kita sesuatu yang harus kita atasi,” tegasnya.

Ia memastikan pengawasan, evaluasi, dan perbaikan terus dilakukan agar program MBG benar-benar berjalan sesuai tujuan dan tidak menyimpang.

Baca Juga:

Dua Bos PT PP Korupsi Proyek Fiktif, Maling Uang Negara Rp46,8 Miliar!

Apakah BSU 2026 Cair Januari? Besarnya Masihkah Rp600 Ribu

MBG sebagai Upaya Lawan Kelaparan

Prabowo menekankan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan, melainkan instrumen strategis untuk memerangi kelaparan dan kemiskinan struktural. Ia mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno.

“Perut yang lapar tidak bisa menunggu. Pemimpin yang bertanggung jawab harus bekerja keras menghilangkan kelaparan dan kemiskinan,” ujarnya.

55 Juta Penerima Manfaat dalam Setahun

Dalam satu tahun pelaksanaan, MBG telah menjangkau 55 juta penerima manfaat. Angka ini dinilai sebagai capaian besar di tingkat global.

Prabowo membandingkan Indonesia dengan Brasil yang membutuhkan 11 tahun untuk menjangkau 40 juta penerima manfaat.

“Kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat,” ungkapnya.

Meski menuai kritik dan ejekan, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus menjalankan MBG.

“Masyarakat menunggu program ini. Kita buktikan MBG berhasil,” pungkasnya.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

3

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City