Pemerintah Kaji Skema Haji Tanpa Antrean, Jemaah Lama Tetap Jadi Prioritas

jemaah haji lansia - Jemaah haji 2025 kloter pertama - Dok Kemenag RI
Jemaah haji 2025 Indonesia kloter pertama tiba di Madinah (Dok Kemenag RI)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Pemerintah tengah merumuskan kemungkinan penerapan sistem ibadah haji tanpa antrean sebagai solusi atas panjangnya daftar tunggu di Indonesia. Wacana ini muncul sebagai bagian dari arahan Presiden agar penyelenggaraan haji bisa lebih fleksibel dan efisien.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa gagasan tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi keputusan resmi. Pemerintah saat ini terus membahas berbagai skema yang memungkinkan perubahan sistem tersebut dapat diterapkan.

“Sekarang Presiden berkeinginan supaya dipikirkan bagaimana caranya haji tidak ngantre. Jadi, haji yang tidak ngantre. Nah itu yang sedang kami formulasikan,” ujar Dahnil.

Baca Juga:

Prabowo Janji Turunkan Biaya Haji

Menurutnya, panjangnya antrean haji di Indonesia dipengaruhi oleh tingginya jumlah pendaftar yang tidak sebanding dengan kuota yang diberikan. Sistem pengelolaan keuangan haji juga turut mendorong peningkatan jumlah calon jemaah dari tahun ke tahun.

Sebagai alternatif, pemerintah mempertimbangkan model yang lebih fleksibel, seperti sistem pembelian langsung berdasarkan kuota yang tersedia, mirip dengan mekanisme “first come, first served”.

“Kita dikasih kuota oleh Arab Saudi 200 ribu. Kemudian nanti nggak perlu ngantre. Jadi masing-masing langsung pesan, siapa yang dapat itu yang berangkat,” jelasnya.

Meski demikian, Dahnil menegaskan bahwa perlindungan terhadap jutaan calon jemaah yang sudah lama menunggu tetap menjadi perhatian utama. Saat ini, jumlah antrean haji di Indonesia mencapai sekitar 5,7 juta orang.

“Namun tentu juga kita harus pastikan yang selama ini sudah ngantre. Bagaimana perlindungan terhadap mereka?” katanya.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

5

Titi DJ & Thomas Djorghi Rilis Duet Bertemu 5000 Detik
Headline
IMG-20260725-WA0002
Wildan: Setiap Aspirasi Akan Kami Perjuangkan
IMG-20260725-WA0001
Nuryadi Tegaskan Aspirasi Warga Tak Berhenti di Reses, Siap Dikawal Hingga Masuk RKPD
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial