Dugaan Pemerasan ke SYL, IPW Yakin Ada Pihak Bakal Diminta Tanggungjawab Pidana

firli bahuri
foto (KPK)

Bagikan

JAKARTA,TM.ID: Indonesia Police Watch (IPW) turut angkat bicara menyoal supervisi penanganan dugaan korupsi yang diajukan Polda Metro Jaya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dugaan kasus pemerasan Ketua KPK, Firli Bahuri terhadap mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) naik ke proses penyidikan.

Ketua IPW, Sugeng Teguh Santoso menyebut, penetapan tersangka Firli Bahuri dalam perkara tersebut hanya tinggal tunggu waktu.

BACA JUGA: Pemerasan SYL, IPW: Penetapan Tersangka Firli Bahuri Tinggal Tunggu Waktu

“Penetapan tersangka FB (Firli Bahuri) adalah tinggal tunggu waktu saja,” kata Sugeng dalam keterangannya, Senin, (16/10/2023).

Sugeng menjelaskan, dengan penetapan tersangka berarti penyidik telah mempunyai alat bukti kasus pemerasan SYL.

“Penyidik yakin bahwa pada saat gelar perkara untuk penetapan tersangka nanti akan ditemukan pihak yang akan diminta pertanggungjawaban pidana karena melakukan pemerasan dan atau gratifikasi/suap,” ucap Sugeng.

Ia juga meyakini, Penyidik  Subdit Tipikor Polda Metro Jaya dalam serangkaian penyidikan seperti pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), penyelidikan, dan penyidikan tidak akan menyalahi prosedur formil maupun materiel. Sehingga, kata dia, penyidik berani mengundang KPK untuk supervisi.

Sugeng menilai, penyidik akan mengantongi bukti untuk menyatakan telah ada tindak pidana pemerasan dan atau gratifikasi dan atau pelanggaran Pasal 36 jo Pasal 65 UU KPK. Dengan demikian, penyidik  berani diuji hasil kinerjanya  dengan melibatkan supervisi KPK.

BACA JUGA: Uang Panas Miliaran Dipakai Syahrul Yasin Limpo Buat Perawatan Wajah Keluarga dan Umroh

“IPW apresiasi langkah Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto yang menerapkan sikap transparansi dengan meminta supervisi KPK dalam kasus dugaan tipikor ini,” tutur Sugeng.
Lebih lanjut, kata Sugeng, Polda Metro Jaya melakukan penegakan hukum secara transparan untuk menguak dugaan pembocoran surat perintah penyidikan perkara di Kementerian ESDM yang sudah naik ke tingkat penyidikan.
“Oleh karena itu, IPW mendorong Polda Metro Jaya melanjutkan langkah maju penegakan hukum yang transparan ini pada perkara lain yang sedang disidik Polda Metro Jaya yaitu laporan dugaan pembocoran surat perintah penyelidikan perkara di ESDM yang sudah naik sidik,” ujar Sugeng.
(Saepul/Usamah)
Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Kesenian Gembyung Subang - YouTube Kebudayaan Subang
Kesenian Gembyung: Warisan Budaya Tradisional Kabupaten Subang
Tasikmalaya Sandal Tarumpah
Keren! Tasikmalaya Punya Sandal Tarumpah
Fakta unik domba
Domba Hewan Mudah Ditipu, Gini Kata Dosen IPB!
Agnez Mo
Agnez Mo Trending di Media Sosial, Netizen Rindu Lagu Ballad Karya Sang Diva
Film Netflix
5 Rekomendasi Film Netflix, Kamu Pasti Penasaran!
Berita Lainnya

1

Daftar Pajak Isuzu Panther, Semua Tipe Lengkap!

2

Daftar Pajak Kijang Diesel, Semua Tipe Lengkap!

3

Tanggul Jebol, Ribuan Makam di TPU Bojongsoang Kabupaten Bandung Terendam Banjir

4

Inflasi Kota Bandung Hingga 10 Persen Akibat Lonjakan Harga Jelang Ramadan

5

Gubernur Dedi Mulyadi Perjuangkan Nasib Siswa yang Gagal Ikuti SNBP Akibat Kelalaian Sekolah
Headline
Peluncuran Bank Emas Prabowo
Peluncuran Bank Emas, Prabowo: Pertama dalam Sejarah Bangsa Indonesia
Anto Boyratan
Ukir Sejarah! Anto Boyratan Jadi Atlet Indonesia Pertama di Liga Basket Australia
BPBD Kabupaten Bandung, banjir
BPBD Kabupaten Bandung: Tanggul Jebol Sungai Cikapundung Kolot Genangi Ribuan Rumah Warga
Sampah Penuhi Sungai Citarum Kiriman dari Kota dan Kabupaten Bandung
BBWS Sebut Sampah Penuhi Citarum Kiriman Kota dan Kabupaten Bandung

Dapatkan fitur lebih lengkap di aplikasi Teropong Media.