Pedagang Takjil Dilarang Jualan di Trotoar Selama Ramadan, Bakal Ditindak Satpol PP

pedagang takjil
Ilustrasi. (dok. BSKDN Kemendagri)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGEMDIA.ID — Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta memastikan akan melakukan penataan ketat terhadap lapak pedagang takjil yang berjualan menggunakan trotoar.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan menegaskan, langkah ini bukan bentuk pelarangan, melainkan penertiban agar hak pejalan kaki tetap terlindungi.

“Pedagang takjil akan kami tertibkan, bukan kami larang mereka untuk berjualan, tetapi kami tata jangan sampai mengganggu pejalan kaki,” ujarnya di Jakarta, Rabu.

Fokus Bulan Tertib Trotoar

Penataan pedagang kaki lima, khususnya penjual takjil musiman, menjadi bagian dari program Bulan Tertib Trotoar yang sudah mulai berjalan.

Satpol PP akan menyasar beberapa kategori pedagang:

  • PKL yang membuka lapak di trotoar
  • Pedagang keliling yang mangkal di titik padat
  • Lapak permanen yang mengganggu ruang publik

Pendekatan yang digunakan disebut lebih mengedepankan penataan dibanding penindakan keras, dengan tujuan menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi warga dan ketertiban kota.

Parkir Liar Ikut Disikat

Selain pedagang takjil, parkir liar juga masuk radar penertiban. Praktik parkir sembarangan dinilai kerap memperparah kemacetan sekaligus mengganggu akses pejalan kaki.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas antara lain kawasan Stasiun Cikini, Stasiun Tanah Abang, hingga Terminal Rawamangun.

Wilayah lain yang turut menjadi sasaran meliputi koridor bisnis dan kawasan pasar di Jakarta Pusat, Selatan, Barat, Timur, hingga Utara.

Baca Juga:

Pemkot Bandung Berduka, Ibunda Wali Kota Muhammad Farhan Wafat

Rumah Jokowi Dilabeli “Tembok Ratapan Solo” di Google Maps, Ajudan Angkat Bicara

Satpol PP menekankan penataan ini dilakukan untuk memastikan Ramadan berjalan tertib tanpa mematikan aktivitas ekonomi masyarakat.

Dengan lonjakan pedagang takjil yang biasanya terjadi setiap tahun, pemerintah daerah berupaya mencegah trotoar berubah fungsi total menjadi area berdagang.

Pendekatan persuasif dan koordinatif disebut akan menjadi strategi utama selama operasi berlangsung.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260724-WA0004
PLN UP3 Majalaya Dukung Gerakan Jum'at ASRI, Perkuat Semangat Gotong Royong Jelang HUT ke-81 RI
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
bank bjb Imbau Nasabah Untuk Tetap Waspadai Modus Penipuan Digital, Pastikan Berkomunikasi Melalui Kanal Resmi
WhatsApp Image 2026-07-22 at 11.48
Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop Up Kitchen, Pengalaman Bersantap Omakase Eksklusif
IMG-20260721-WA0006
DPRD Kota Bekasi Minta Dinkes Perketat Pengawasan Puskesmas Usai Dua Kasus Pelayanan Kesehatan
IMG-20260721-WA0003
PLN UP3 Majalaya Perkuat Keandalan Listrik Jelang Piala Presiden 2026, Wujud Komitmen Melayani Negeri pada HUT ke-81 RI
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
IMG-20260724-WA0010
Ketua DPRD Bekasi Ingatkan WTP Bukan Akhir, Pengawasan Internal Harus Diperkuat
IMG-20260724-WA0009
Topananda: Bekasi Butuh Program Pemuda yang Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial
IMG-20260723-WA0002
DPRD Kota Bekasi Percepat Pembahasan Raperda Pencegahan Penyimpangan Seksual
IMG-20260723-WA0001
Abdul Muin Serap Aspirasi Warga, Banjir hingga Kesempatan Kerja Jadi Perhatian