BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Sektor pajak kendaraan tetap menjadi tumpuan utama dalam menggerakkan roda pembangunan di Jawa Barat. Menyadari hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Euis Ida Wartiah, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Indramayu untuk melakukan evaluasi mendalam.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya legislatif dalam memastikan bahwa target pendapatan tahun buku 2025 telah tercapai secara optimal serta mematangkan proyeksi kerja untuk tahun 2026.
Mematangkan Proyeksi Pendapatan
Dalam diskusinya bersama jajaran P3D Indramayu, Euis Ida Wartiah menekankan bahwa akurasi data dan evaluasi kinerja tahun lalu adalah fondasi utama untuk menyusun rencana kerja yang lebih progresif di tahun mendatang.
“Kunjungan kerja ke P3D Wilayah Kabupaten Indramayu ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pendapatan di tahun 2025 serta membahas rencana kerja untuk tahun 2026,” ujar Euis di sela-sela kunjungannya.
Euis menilai, Indramayu memiliki potensi pajak yang besar yang jika dikelola dengan strategi yang tepat, akan memberikan kontribusi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Barat.
Mendorong Efisiensi dan Pelayanan
Selain fokus pada angka capaian, Euis juga memberikan perhatian pada efisiensi sistem pemungutan pajak. Menurutnya, koordinasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan unit pelayanan di daerah seperti P3D Indramayu menjadi kunci keberhasilan dalam mencapai target fiskal.
Evaluasi ini diharapkan mampu mengidentifikasi tantangan spesifik di wilayah Indramayu, sehingga rencana kerja tahun 2026 dapat mengakomodasi solusi yang inovatif untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.
Dengan pengawasan intensif dari Komisi III, Euis Ida Wartiah berharap P3D Wilayah Kabupaten Indramayu dapat terus meningkatkan performanya, sehingga dana yang terkumpul dapat segera dikonversi menjadi program-program pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga Indramayu dan sekitarnya.