Oki Setiana Dewi Jadi Sorotan Karena Sikapnya Saat Bukber

Oki Setiana Dewi
Oki Setiana Dewi bukber bareng Ria Ricis dan keluarga besar lainnya (Foto: Instagram @okisetianadewi)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Kakak dari YouTuber Ria Ricis, Oki Setiana Dewi, kembali menjadi perbincangan publik, karena sikap Oki saat buka bersama dengan keluarga besarnya. Saat membuat podcast bersama Ricis, sikap Oki sebagai seorang ustazah menuai cibiran dari publik.

Oki terlihat sedang menikmati makanan di depan orang yang sedang berpuasa. Bahkan Ricis sampai menyebutkan istighfar saat melihat sikap kakaknya tersebut.

“Umma makan? Umma makan? Sekarang jam berapa Umma? Bukannya 18.10 Umma, ini masih 18.02 Umma,” kata Ricis.

“Astaghfirullah,” tambah Ricis ketika Oki tidak berhenti makan.

Sikap yang Oki tunjukan mendapat penilaian dari netizen tidak tepat mengingat profesinya sebagai seorang ustazah.

Meskipun Oki telah menempuh pendidikan dan belajar agama dengan serius, publik tetap menganggap bahwa adab baik harus tetap yang utama.

BACA JUGA : Tak Tanggung Ria Ricis Beri Langsung Oleh-oleh Buat Teuku Ryan

Latar Belakang Pendidikan Oki Setiana Dewi

Oki Setiana Dewi memulai pendidikannya dengan belajar Sastra Belanda di Universitas Belanda setelah lulus dari SMA Negeri 1 Depok.

Selama sekolah dan kuliah, Oki terkenal atas prestasinya dan aktif di dalam organisasi Lembaga Dakwah Kampus Salam UI.

Setelah mendapatkan gelar Sarjana, Oki memutuskan untuk belajar agama dengan lebih dalam.

Oki pernah belajar di Rumah Quran Darut Tarbiyah Depok dengan fokus pada pembelajaran Al-Quran.

Selain itu, Oki juga mempelajari bahasa Arab dan bahasa Belanda. Ia bahkan rela pergi ke Makkah untuk belajar di lembaga bahasa Universitas Umm al-Qura Mekkah.

Setelah kembali dari Makkah, Oki semakin rutin mengikuti kajian dan memutuskan untuk mengambil Program Doktor Kajian Islam jurusan Dakwah dan Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain itu, ia juga mengambil Program Doktor Pendidikan Berbasis Quran di Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta.

Pada tahun 2017, Oki juga mengambil kesempatan untuk berpartisipasi dalam kajian di luar negeri, seperti di Australia dan Jerman.

Meskipun Oki memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas dalam bidang agama. Publik tetap berpendapat bahwa adab dan sikap yang baik harus tetap dijaga, terutama selama bulan Ramadan.

Semenjak kehadirannya sebagai seorang ustazah, Oki Setiana Dewi telah menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam mempelajari agama.

 

(Hafidah Rismayanti/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

3

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

4

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun