Nikita Willy Pilih Metode Water Birth: 9 Artis Indonesia yang Memilih Persalinan di Air

Metode Water Birth
(Instagram/@nikitawillyofficial94)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Nikita Willy baru saja mengumumkan kelahiran anak keduanya, seorang bayi laki-laki bernama Nael Idrissa Djokosoetono, pada Minggu, (15/12/2024) di Amerika Serikat. Yang menarik perhatian, Nikita memilih metode water birth untuk persalinan kali ini.

Metode persalinan di dalam air hangat ini semakin populer, dan Nikita Willy bukanlah satu-satunya artis Indonesia yang memilihnya.

Water birth, yang memungkinkan ibu untuk mengejan di dalam air hangat dengan posisi yang nyaman, diyakini dapat meminimalkan rasa sakit. Namun, metode ini juga memiliki risiko, seperti tenggelam, infeksi, dan pneumonia.

Oleh karena itu, water birth tidak disarankan untuk kehamilan kembar, bayi prematur, posisi bayi sungsang, dan idealnya hanya untuk ibu berusia 17-35 tahun.

Artis Lakukan Metode Water Birth

Berikut beberapa artis Indonesia yang telah memilih water birth:

  1. Nikita Willy: Melahirkan Nael Idrissa Djokosoetono di Amerika Serikat dengan bantuan dokter, dikelilingi suami dan putra pertamanya.
  2. Andien Aisyah: Memilih water birth untuk anak keduanya pada tahun 2020 di rumahnya, menggunakan kolam renang karet.
  3. Sharena Delon: Melahirkan anak pertamanya, Ryshaka Dharma Situmeang, melalui water birth pada tahun 2014, meskipun sempat terjadi komplikasi.
  4. Widi Mulia: Memilih vila Svarga Loka di Ubud, Bali sebagai lokasi water birth untuk anak ketiganya, Den Bagus Satrio Sasono.
  5. Artta Ivano: Meskipun menggunakan metode water birth, Artta Ivano melahirkan di Rumah Sakit Bunda, Depok pada tahun 2010.
  6. Oppie Andaresta: Melahirkan di Klinik Bumi Sehat, Ubud pada Juli 2007, dengan mempersiapkan diri melalui yoga, meditasi, dan latihan pernapasan.
  7. Natalie Margareth: Melahirkan anak keduanya, Philipus Royce, dengan water birth di rumah sakit pada tahun 2007.
  8. Gianni Fajri: Melahirkan anak pertamanya, Benjamin Dewata Amwell Pearce, melalui water birth di rumah pada 19 Oktober 2018.
  9. Wanda Hamidah: Memilih water birth di rumah sakit pada tahun 2008 untuk kelahiran putra ketiganya, karena trauma melihat kakaknya mengalami pendarahan saat operasi caesar.

BACA JUGA : Arre Prianto, Chef Pribadi Nikita Willy yang Viral dengan Konten TikTok

Tren water birth di kalangan artis Indonesia menunjukkan meningkatnya minat pada metode persalinan alternatif yang lebih alami dan nyaman.

Namun, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan metode ini sesuai dengan kondisi kesehatan ibu dan bayi.

 

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City