Ngotot Lanjutkan Barak Militer, Dedi Mulyadi Libatkan 600 Psikolog!

pdip dedi mulyadi barak militer dedi mulyadi
(Youtube/KDM Channel)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menegaskan akan tetap melanjutkan program pendidikan militer atau diakrab dikenal barak militer, meskipun menuai banjir kritik bahkan desakan penghentian dari berbagai pihak.

Dedi dengan tegas menyatakan, bahwa program yang telah diluncurkan sejak awal Mei tersebut, efektif menekan angka kenakalan remaja.

“Ada yang rekom untuk dihentikan, saya tidak akan berhentikan. Akan terus laksanakan. Karena itu efektif,” kata pria yang akbrab disapa KDM itu, Kamis (22/5/2025) malam.

KDM mengklaim, efektivitas program barak militer bisa terlihat langsung oleh masyarakat.

“Kemarin (20 Mei.red) hasilnya terlihat oleh mata. Soal keterbukaan itu hasilnya kita lihatin,” ujam KDM.

Namun, ia akan melakukan sejumlah evaluasi, salah satunya terkait pelibatan tenaga psikolog.

“Ya yang kurang – kurang akan evaluasi. Misal kurang bantal, lalu aspek akademis. Dan akan melibatkan 600 psikolog untuk mendampingi,” cetusnya.

Dalam kesempatan itu, KDM juga menjelaskan terkait serapan anggaran. Menurutnya serapan anggaran itu berkesinambungan, artinya berlanjut juga untuk gelombang berikutnya.

Baca Juga:

KDM Tanggapi Artikel Tempo “Habis Mulyono Terbitlah Mulyadi”: Ada yang Perlu Dikoreksi

Program Pendidikan Militer ala Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menyedot anggaran sebesar Rp3,2 miliar dari total alokasi Rp6 miliar dalam APBD.

Sementara itu, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Jawa Barat mendesak adanya keterbukaan dan kejelasan kurikulum dalam program tersebut.

Ketua Fraksi PPP DPRD Jabar, Zaini Shofari, menyampaikan bahwa pihaknya melalui Komisi V telah menggelar rapat bersama Dinas Pendidikan Jabar pada Senin (19/5/2025).

Salah satu agenda utama adalah evaluasi terhadap program pendidikan militer tersebut.

“Dalam rapat dijelaskan bahwa dari total anggaran Rp6 miliar, sudah terserap Rp3,2 miliar,” kata Zaini Shofari.

(Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

3

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City