Negosiasi Kapal Pertamina di Selat Hormuz Berjalan, Menlu Sebut Kompleksitas Situasi Iran

kapal pertamina
Kapal Pertamina International Shipping (PIS). (dok. PIS)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan proses negosiasi terkait dua kapal milik Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz masih terus berlangsung, meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP), Jakarta, Rabu, Sugiono menjelaskan bahwa upaya diplomasi terus dilakukan melalui Kedutaan Besar RI di Teheran untuk membebaskan kapal yang membawa sekitar dua juta barel minyak mentah tersebut.

“Permasalahannya menjadi semakin kompleks dengan situasi internal yang terjadi di Iran sendiri. Karena kadang-kadang apa yang menjadi policy dari atas itu tidak serta-merta bisa diimplementasikan di lapangannya,” ujar Sugiono.

Menurut dia, dinamika internal di Iran menjadi salah satu faktor yang memperumit penyelesaian masalah. Selain itu, ketentuan baru terkait pelayaran di Selat Hormuz juga masih dalam tahap negosiasi.

Baca Juga:

Koordinasi Diperkuat, Pemerintah Prioritaskan Keamanan Kapal RI di Selat Hormuz

Sugiono juga mengungkapkan bahwa dirinya mewakili Presiden mengikuti pertemuan internasional yang diinisiasi Inggris dan Prancis bersama lebih dari 20 negara untuk merumuskan strategi pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut.

“Negara-negara yang ikut dalam konferensi tersebut menolak segala jenis pemungutan fee atau tol bagi kapal-kapal yang lewat di Hormuz, karena hal tersebut bertentangan dengan prinsip freedom of navigation,” katanya.

Selain menolak pungutan biaya, forum tersebut juga mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi dan negosiasi politik guna meredakan ketegangan di kawasan.

Di sisi lain, muncul pula wacana pemberian perlindungan terhadap kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz sesuai hukum internasional, termasuk kemungkinan melalui mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Namun, semua itu masih dalam pembahasan lebih lanjut,” kata Sugiono menegaskan.

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Cegah Zoonosis, Pemkot Bandung Gelar Vaksinasi Hingga Sterilisasi Hewan Peliharaan Gratis di Kelurahan Ciumbuleuit

4

AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City