Mudik Lebaran, KAI Telah Antar 848 Penumpang Kereta Api Jarak Jauh

Mudik Lebaran 2024
Ilustrasi (Tangkap layar instagram @keretaapikita)
-

Tidak ada video disisipkan.

JAKARTA.TEROPONGMEDIA.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat, terdapat 848.344 penumpang KA jarak jauh atau rata-rata 169.668 penumpang per hari pada masa puncak mudik Lebaran tanggal 5 s.d 9 April 2024.

Angka tersebut mencapai 113% dari total tempat duduk yang disediakan sebanyak 750.592 tempat duduk (persentase melebihi 100% merupakan angka okupansi dinamis dimana terdapat penumpang yang turun-naik di stasiun antara stasiun awal dengan stasiun tujuan).

EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, ketepatan waktu keberangkatan perjalanan kereta api dari Jakarta mencapai 100 persen, sehingga mendapatkan pujian dari Presiden Joko Widodo saat memantau arus mudik Lebaran 2024 di Stasiun Pasar Senen.

Adapun persentase kedatangan perjalanan kereta api di stasiun tujuan di atas 96 persen.

“KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2024 sejak tanggal 31 Maret hingga 21 April 2024. Sampai dengan Selasa (9/4), masyarakat yang sudah melakukan pemesanan tiket untuk mudik maupun balik menggunakan KA Jarak Jauh pada periode H-10 (31 Maret) s.d H+10 (21 April) adalah sebanyak 2.857.239 tiket,” kata Agus dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/4/2024).

Puncak Arus Mudik layanan kereta api pada masa periode dari tanggal 31 Maret 2024 hingga sekarang (9 April 2024), terjadi pada tanggal 6 April 2024 (H-4) dengan jumlah 182.525 penumpang.

Agus mengatakan, masyarakat yang akan menggunakan Kereta Api ini akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya animo masyarakat menggunakan jasa angkutan Kereta Api

KAI pun mencatat Stasiun Pasarsenen menjadi stasiun keberangkatan terpadat selama periode angkutan Lebaran dengan jumlah penumpang sebanyak 516.842 orang.

Disusul dengan Stasiun Gambir dengan jumlah penumpang sebanyak 265.547 orang.

Pada Angkutan Lebaran 2024 ini, total terdapat 8.678 perjalanan kereta api Jarak Jauh dan Lokal atau rata-rata 394 perjalanan KA per hari. Rinciannya, 5.618 perjalanan KA jarak jauh dan 3.060 perjalanan KA Lokal.

BACA JUGA: 10 Manfaat Kumpul Keluarga Saat Lebaran, Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental

Jumlah total perjalanan KA tersebut sudah termasuk 1.242 perjalanan KA tambahan yang terdiri dari 1.154 perjalanan KA Jarak Jauh tambahan dan 88 perjalanan KA Lokal tambahan.

Berikut KA Jarak Jauh favorit untuk periode Angkutan Lebaran

1. KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi (PP)
2. KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng (PP)
3. KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang (PP)
4. KA Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah
5. KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari (PP)
6. KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar (PP)
7. KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang (PP)
8. KA Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng (PP)
9. KA Kertajaya relasi Pasarsenenen – Surabaya Pasarturi (PP)
10. KA Progo relasi Pasarsenen – Lempuyangan (PP)

10 Stasiun Keberangkatan Terpadat

1. Pasarsenen
2. Gambir
3. Surabaya Pasarturi
4. Surabaya Gubeng
5. Solo Balapan
6. Bandung
7. Malang
8. Semarang Tawang Bank Jateng
9. Ketapang
10. Purwokerto

10 Stasiun Tujuan Terpadat

1. Pasarsenen
2. Gambir
3. Surabaya Pasarturi
4. Surabaya Gubeng
5. Semarang Tawang Bank Jateng
6. Bandung
7. Solo Balapan
8. Malang
9. Ketapang
10. Purwokerto

10 Relasi Terpadat

1. Surabaya Pasarturi – Pasarsenen
2. Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
3. Malang – Pasarsenen
4. Pasarsenen – Malang
5. Kiaracondong – Surabaya Gubeng
6. Surabaya Gubeng – Kiaracondong
7. Blitar – Pasarsenen
8. Pasarsenen – Blitar
9. Lempuyangan – Pasarsenen
10. Pasarsenen – Kutoarjo

KAI mengingatkan lagi aturan bagasi bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api, khususnya untuk arus balik. Pelanggan diperbolehkan membawa bagasi tanpa dikenakan bea dengan berat maksimum 20 kg dan volume maksimum 100 dm3 dengan dimensi maksimal 70 x 48 x 30 cm dan sebanyak-banyaknya terdiri dari 4 koli (item bagasi).

“Kami juga terus menegaskan kepada masyarakat agar terus disiplin saat melewati perlintasan sebidang KA. Sebab, pada masa angkutan Lebaran ini frekuensi perjalanan kereta api semakin meningkat,” kata Agus.

Agus mengatakan, kereta api memiliki jalur tersendiri dan tidak dapat berhenti secara tiba-tiba. Sehingga pengguna jalan harus mendahulukan perjalanan kereta api.

“KAI berkomitmen untuk mewujudkan “Mudik Ceria Penuh Makna” pada masa angkutan Lebaran 2024,” tutup Agus.

 

(Agus/Dist)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

5

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun