Momen Nataru, Warga DKI Berbondong-bondong Tinggalkan Ibu Kota

Foto - Web -
-

Tidak ada video disisipkan.

BEKASI,TM.id : Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) banyak dimanfaatkan warga DKI  untuk pergi berlibur ke luar kota.

PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 182.731 kendaraan telah meninggalkan Ibu Kota Jakarta hingga H-3 Hari Raya Natal 2022 menuju arah timur melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

AVP Marketing Communication and Sustainability Management PT Jasamarga Transjawa Tol M. Sonny Saputra mengatakan total volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta ini naik 31 persen dibandingkan lalu lintas normal.

“Lalu lintas normal pada ruas jalur ini adalah sebanyak 139.442 kendaraan,” katanya di Bekasi, Jumat.

Pihaknya juga mencatat kenaikan volume kendaraan di GT Kalikangkung dan GT Banyumanik, Provinsi Jawa Tengah serta GT Warugunung, Kejapanan Utama, dan GT Singosari, Provinsi Jawa Timur pada periode yang sama.

Volume kendaraan GT Kalikangkung menuju Semarang tercatat 109.444 kendaraan atau naik 45,94 persen dari lalu lintas normal 74.995 kendaraan sedangkan kendaraan yang meninggalkan Semarang ada 94.837 kendaraan, naik 28,15 persen dari lalu lintas normal 74.005 kendaraan.

Sebanyak 153.317 kendaraan menuju Semarang melalui GT Banyumanik atau naik 37,70 persen dari lalu lintas normal 111.344 kendaraan sementara yang meninggalkan Semarang ada 139.470 kendaraan, naik 44,67 persen dibandingkan lalu lintas normal 96.406 kendaraan.

Di wilayah Jawa Timur, 109.611 kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung atau naik 24,46 persen dari lalu lintas normal 88.072 kendaraan sedangkan yang meninggalkan Surabaya ada 97.351 kendaraan, naik 17,61 persen dari lalu lintas normal 82.774 kendaraan.

Kemudian 145.089 kendaraan menuju Surabaya atau naik 12,6 persen dari lalu lintas normal 128.848 kendaraan sementara yang meninggalkan Surabaya ada 146.417 kendaraan, naik 16,84 persen dari lalu lintas normal 125.310 kendaraan.

Sebanyak 68.275 kendaraan menuju Malang melalui GT Singosari atau naik 17,75 persen dari lalu lintas normal 57.983 kendaraan sementara yang meninggalkan Malang tercatat 66.452 kendaraan, naik 18,81 persen dari lalu lintas normal 55.930 kendaraan.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan dengan memastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, memastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.

Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui One Call Center 24 Jam Jasa Marga Group di nomor 14080, Twitter @PTJASAMARGA serta aplikasi Travoy 4.0 untuk pengguna iOS dan Android.

(Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik

5

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City