Miris! Buntut Jalan Rusak di Banten Jenazah Ditandu Pakai Sarung dan Bambu 2 Km

Jenazah Banten
Jenazah Banten (TikTok/@bantennewscoid)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sebuah video viral memperlihatkan sejumlah warga Kampung Pasir Gebang, Desa Cisarap, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten, menandu jenazah sejauh dua kilometer menggunakan kain sarung dan sebatang bambu.

Potret memilukan ini terjadi karena akses jalan menuju kampung tersebut mengalami kerusakan parah dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Dalam video yang ramai dibagikan di media sosial itu, terlihat jenazah diletakkan di atas tandu darurat dari kain sarung yang diikatkan pada sebatang bambu panjang. Beberapa orang warga dengan penuh hati-hati dan rasa hormat. Bergantian memikul tandu tersebut melewati jalan rusak yang tak ramah kendaraan maupun pejalan kaki.

Kisah pilu ini bukan hanya menyentuh, tapi juga menyadarkan banyak pihak bahwa persoalan infrastruktur di daerah masih jauh dari kata tuntas. Salah satu warga Kampung Pasir Gebang, menjelaskan bahwa jalan rusak sudah menjadi “pemandangan sehari-hari” di wilayah mereka.

Jenazah yang ditandu di Banten ini diketahui bernama Satariah. Seorang warga setempat yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat penyakit paru-paru.

Satariah sempat dirawat di rumah sakit, namun kondisi geografis kampung membuat perjalanan terakhirnya harus dilalui dengan cara yang menyedihkan.

Baca Juga:

Viral! Pria Percis Wali Kota Tual Asik Nyawer DJ dengan Gepokan Uang

Viral Video Parkir Liar Rp25.000 di Depan Kampus ITB, Netizen Geram

Bukan Pertama Kali

Ironisnya juga mengungkapkan bahwa kejadian ini bukanlah hal baru.

Pernyataan ini menegaskan bahwa akses kesehatan dan transportasi masih menjadi kendala utama bagi warga di sana. Bayangkan, untuk sekadar membawa pasien ke rumah sakit pun, masyarakat harus menggunakan metode tradisional yang mestinya sudah lama ditinggalkan.

Tragedi seperti ini seharusnya menjadi alarm keras bagi para pemangku kebijakan, agar segera menindaklanjuti dan membenahi infrastruktur jalan yang ada. Dalam konteks kepemimpinan yang ideal, perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat termasuk akses jalan yang layak harus menjadi prioritas.

Kondisi seperti ini mengundang simpati publik dan seruan agar pemerintah daerah maupun pusat menaruh perhatian serius terhadap kampung-kampung terisolasi seperti di Wanasalam. Karena di era digital seperti sekarang, tak seharusnya masih ada warga yang harus menandu jenazah atau pasien akibat jalan yang tak bisa dilalui mobil.

(Hafidah Rismayanti/Usk)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024

5

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun