Menteri LH Minta Hentikan Kegiatan Usaha Pemicu Bencana di Cijeruk dan Sukabumi

kementerian Lingkungan Hidup (LH)
(Instagram @haniffaisolnurofik)
-

Tidak ada video disisipkan.

Menteri Lingkungan Hidup Minta Penghentian Kegiatan Usaha Pemicu Bencana di Cijeruk dan Sukabumi

SUKABUMI, TEROPONGMEDIA.ID — Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq meminta penghentian sementara kegiatan usaha yang diduga memicu sejumlah bencana di Cijeruk dan Sukabumi, Jawa Barat.

Permintaan ini disampaikan setelah tim Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menemukan sejumlah pelanggaran serius, termasuk ketiadaan dokumen lingkungan, dalam kegiatan usaha di kedua wilayah tersebut.

“Kegiatan pembangunan tanpa izin dan tanpa kajian lingkungan bukan hanya bentuk kelalaian administratif, tetapi juga ancaman nyata terhadap keselamatan warga dan keberlanjutan lingkungan hidup,” tegas Menteri Hanif dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu (24/3/2025).

Dalam kunjungan kerja ke lokasi bencana di Cijeruk dan Sukabumi pada Sabtu (22/3), tim KLH melakukan verifikasi lapangan dan menemukan sejumlah pelanggaran yang berkontribusi terhadap bencana banjir, longsor, dan degradasi Daerah Aliran Sungai (DAS).

Dua kegiatan usaha teridentifikasi sebagai penyebab utama kerusakan lingkungan, yaitu PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS) dan PT Amoda (Awan Hills).

PT BSS diketahui membuka lahan seluas 40 hektare untuk proyek ekowisata, termasuk membangun jalan sepanjang 1,5 kilometer tanpa dokumen lingkungan maupun izin usaha.

Sementara itu, PT Amoda membangun hotel kabin di area lereng curam tanpa persetujuan lingkungan. Total area bukaan lahan mencapai 1,35 hektare, dengan indikasi kuat terjadinya longsor di beberapa titik yang berdekatan dengan mata air Sungai Cibadak.

Pelanggaran Serius di Sektor Pertambangan dan Peternakan

Di Sukabumi, KLH menemukan pelanggaran serupa pada kegiatan pertambangan dan peternakan skala besar. CV Java Pro Tam, yang telah berhenti beroperasi sejak 2022, meninggalkan lahan bekas tambang seluas 4,74 hektare tanpa reklamasi.

Sementara itu, CV Duta Lima diduga melakukan aktivitas pengolahan tanpa dokumen dan persetujuan lingkungan.

Selain itu, PT Japfa Comfeed, yang mengelola peternakan ayam seluas 60 hektare dengan 32 kandang aktif, juga terindikasi melanggar aturan.

Meskipun telah memiliki beberapa izin, perusahaan ini belum mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan pengelolaan limbah B3-nya belum sepenuhnya sesuai ketentuan.

BACA JUGA

Kementerian LH Segel TPA Caringin Sebabkan Cemari Lingkungan dan Tak Miliki Dokumen

50 Ribu Bibit Pohon Siap Hijaukan Hulu Sungai Ciliwung di Area Puncak Bogor

Sanksi Tegas KLH

Menindaklanjuti temuan tersebut, KLH menyusun sejumlah langkah tegas, termasuk penghentian sementara seluruh kegiatan usaha PT BSS dan PT Amoda hingga semua dokumen lingkungan dan perizinan dipenuhi sesuai regulasi.

Menteri Hanif juga menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta pemerintah daerah untuk memastikan reklamasi lahan bekas tambang dan pemulihan lingkungan dilakukan secara tuntas.

“Kita tidak bisa lagi menoleransi pembangunan yang mengabaikan alam. Ketika aturan dilanggar, dan hulu sungai dikorbankan demi keuntungan jangka pendek, maka yang menanggung akibatnya adalah rakyat kecil di hilir. Kita butuh pembangunan yang bertanggung jawab, yang menghargai alam,” tegas Hanif.

KLH juga akan menerapkan sanksi administratif dan/atau pidana lingkungan hidup terhadap setiap pelanggaran yang terbukti membahayakan ekosistem dan masyarakat.

Selain itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan lintas sektor, termasuk melibatkan masyarakat, akademisi, dan media dalam upaya menjaga kawasan rawan bencana.

“Pendekatan kolaboratif sangat penting untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan mengurangi risiko bencana di masa depan,” pungkas Hanif.

Dengan langkah-langkah ini, KLH berharap dapat memulihkan lingkungan yang rusak sekaligus mencegah terulangnya bencana serupa di masa mendatang.

(Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
bencana sukabumi

Update Bencana Sukabumi: Sebanyak 13.459 Jiwa Mengungsi

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Pemerintah Kabupaten Sukabumi memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana sejak 10 Desember 2024 hingga waktu yang belum ditentukan. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi pasca bencana yang

Read More »
Berita Terkini
WhatsApp Image 2025-05-27 at 13.34
Persib Kembali Dongkrak Ranking Indonesia di Asia
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Persib Bandung kembali memberikan kontribusi penting bagi sepak bola...
nobar persib vs persija
Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Persija: Rivalitas Bukan Alasan untuk Kekerasan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Rivalitas Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menjadi sorotan setelah...
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Berita Lainnya

1

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

2

Wisata Studio Gamplong
Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Studio Alam Gamplong atau banyak yang mengenalnya dengan sebutan Studio...

3

Prediksi Skor Bodo/Glimt vs Inter UCL 2025/2026
Prediksi Skor Sporting vs Bodo/Glimt Liga Champions 2025/2026, Misi Comeback Lions di Liga Champions
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Pertandingan leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League akan mempertemukan...

4

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

5

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...