Menilik Kembali 13 Tuntutan Mahasiswa di Aksi Indonesia Gelap

-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, SUARMAHASISWAAWARD — Mahasiswa dari berbagai kampus turun ke jalan lakukan unjuk rasa bertajuk ‘Indonesia Gelap’. Mereka secara tegas menolak revisi Undang-Undang (UU) TNI, Polri, dan Kejaksaan serta mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai semakin menjauh dari prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kesejahteraan rakyat. Dalam aksi ‘Indonesia Gelap’, mahasiswa melayangkan 13 tuntutan kepada pemerintah.

Koordinator BEM SI Kerakyatan, Satria, menegaskan, anggaran pendidikan yang layak sangat penting untuk memastikan akses pendidikan yang murah dan berkualitas bagi seluruh rakyat.

“Pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara. Pemangkasan anggaran hanya akan memperdalam ketimpangan akses dan memperburuk kualitas pendidikan,” ujarnya dalam pernyataan resminya.

Para mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi proyek strategis nasional yang bermasalah serta menolak revisi Undang-Undang Minerba. Mereka menilai beberapa revisi UU berpotensi mengancam kehidupan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia.

13 Poin Tuntutan Massa Indonesia Gelap

Dalam aksi ini, mahasiswa menyampaikan 13 tuntutan yang dibacakan oleh Koordinator Humas UPNVJ Bergerak, Bagas Wisnu. Berikut adalah poin-poin tuntutan mereka:

1. Menyediakan pendidikan gratis yang ilmiah dan demokratis serta membatalkan pemangkasan anggaran pendidikan.

2. Mencabut proyek strategis nasional yang bermasalah dan mewujudkan reforma agraria sejati, karena proyek ini kerap digunakan untuk merampas tanah rakyat.

3. Menolak revisi Undang-Undang Minerba yang dinilai menjadi alat pembungkaman terhadap kampus dan lingkungan akademik yang kritis.

4. Menghapuskan multifungsi ABRI karena keterlibatan militer dalam sektor sipil berpotensi menciptakan represi dan menghambat demokrasi.

5. Mengesahkan RUU Masyarakat Adat guna memberikan perlindungan hukum yang jelas atas tanah dan budaya masyarakat adat.

6. Mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang dianggap mengancam kepentingan rakyat, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

7. Mengevaluasi penuh program makan bergizi gratis agar tepat sasaran dan tidak menjadi alat politik semata.

8. Merealisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen demi meningkatkan kesejahteraan akademisi dan kualitas pendidikan tinggi.

9. Mendesak Prabowo Subianto untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang perampasan aset guna memberantas korupsi dan kejahatan ekonomi.

10. Menolak revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan yang berpotensi menguatkan imunitas aparat dan melemahkan pengawasan terhadap institusi tersebut.

11. Melakukan efisiensi serta merombak Kabinet Merah Putih untuk mengatasi pemborosan dan pejabat yang tidak bertanggung jawab.

12. Menolak revisi Peraturan DPR tentang tata tertib yang dinilai bermasalah dan dapat menimbulkan kesewenang-wenangan dalam lembaga legislatif.

13. Melakukan reformasi menyeluruh terhadap Kepolisian Republik Indonesia guna menghapus budaya represif dan meningkatkan profesionalisme aparat.

Aksi ‘Indonesia Gelap’ dengan 13 tuntutan di atas, menjadi bentuk seruan kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal jalannya pemerintahan, demi menjaga keadilan dan kesejahteraan sebagai hak seluruh warga Indonesia

(Vini Virdiyanti, Mahasiswa Universitas Halim Sanusi (UHS))

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
bank bjb Dorong Sport Tourism Lewat Kesuksesan Suroboyo 10K di Kota Surabaya
bank bjb Dukung Sport Tourism dan Gaya Hidup Sehat via Suroboyo 10K di Kota Surabaya
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Cimahi Perkuat Pengelolaan Sampah Tingkat RT
SPMB Kota Bandung
Pendaftaran SPMB Kota Bandung Jenjang SD dan SMP Tahap 1 2026 Dibuka
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Pemprov Jabar Raih Penghargaan Pemda Terbaik Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
OJK Jabar
Penipuan Investasi Mantan Pegawai Bank Mandiri Taspen di Purwokerto, OJK Minta Korban Segera Melapor
Berita Lainnya

1

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi

2

Persib Dapat Suntikan Tenaga 'Baru' Jelang Hadapi Lion City Sailors

3

4

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

5

Viral Penembakan Kucing! Ini Hukum Bunuh Kucing Dalam Islam
Headline
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
Desk Layanan Terpadu SPMB Kota Bandung Permudah Warga, Semua Kendala Terselesaikan di Satu Tempat
rupiah hari ini
Rupiah Diprediksi Tembus Rp19.000 Akhir Juni 2026, The Fed Jadi Sorotan!
Farhan Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Farhan: Bandung Siap Jadi Kota Terdepan Implementasi AI Pelayanan Publik
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri