BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Makanan Indonesia dan Filipina memiliki banyak kesamaan karena sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara. Salah satu makanan Filipina yang mirip dengan kuliner Indonesia adalah puso, yang serupa dengan ketupat. Di Filipina, makanan Filiphina mirip ketupat ini sering disebut sebagai hanging rice.
Bahan dasarnya beras dan daun janur sebagai pembungkus membuat puso sangat mirip dengan ketupat khas Indonesia. Puso mudah ditemukan di berbagai daerah di Filipina, terutama di Cebu, di mana makanan ini merupakan street food populer. Berbeda dengan ketupat di Indonesia yang biasanya hanya ada saat Hari Raya Idulfitri, puso bisa ditemukan kapan saja.
Apa Itu Puso?
Puso (poo-so) adalah nasi yang dibungkus dengan daun kelapa muda atau janur. Janur ini dianyam dan biasanya berbentuk segitiga, kemudian diisi dengan beras. Setelah itu, puso direbus hingga matang dan disajikan dengan lauk pendamping.
Makanan Filipina mirip ketupat ini terkenal sebagai nasi gantung (hanging rice) karena bungkusannya sering digantung dalam bentuk tandan dengan menggunakan ujung daun yang panjang. Janur memberikan rasa dan aroma unik pada nasi, serta teksturnya padat. Puso sering disantap langsung dari daunnya tanpa menggunakan sendok atau garpu.
Bungkus janur ini melindungi nasi dari lalat dan kotoran di tempat terbuka, serta membuatnya mudah dibawa dan tahan seharian. Oleh karena itu, makanan Filipina mirip ketupat ini sering dibawa sebagai bekal untuk piknik atau oleh para nelayan yang mencari ikan. Hanya dengan dua atau tiga buah puso sudah bisa membuat perut kenyang.
Cara Membuat Puso
Puso dibuat dengan cara yang mirip dengan ketupat. Sebelum proses memasak, hilangkan lidi dari janur terlebih dahulu. Kemudian anyam janur menjadi bentuk yang kita mau. Isi puso dengan beras hingga setengah bagian, lalu rebus dalam air mendidih selama 18-30 menit. Nasi akan mengembang dan janur berubah warna menjadi kecokelatan saat matang.
Waktu merebus puso lebih singkat daripada ketupat, biasanya paling lama satu jam. Hal ini membuat puso tidak sepadat ketupat dan bulir nasi masih tampak saat dibelah. Ketupat biasanya direbus selama 3-5 jam sebelum disajikan.
BACA JUGA: Perbedaan Ketupat dan Lontong yang Tidak Pernah Absen saat Lebaran
Lauk Pendamping Puso
Makanan Filipina mirip ketupat ini bisa kamu makan dengan berbagai jenis lauk pendamping. Alih-alih lauk berkuah, puso sering disajikan bersama aneka sate, ikan bakar, dan cumi bakar beserta sambalnya.
Biasanya disesuaikan dengan makanan khas daerah masing-masing. Di Cebu, puso sering disajikan dengan lechon kawali, perut babi goreng. Ada juga yang menyantapnya dengan siomay dan sambal, atau hanya dengan saus tanpa lauk pendamping lainnya.
(Kaje/Budis)