Mengenal Apa Itu Happy Sweet 17, Simak Penjelasannya

Happy Sweet 17
(Freepik)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TEROPONGMEDIA.ID — Happy Sweet 17 sebagai yang paling bersejarah, terutama bagi remaja. Hal ini karena usia 17 tahun merupakan usia terakhir remaja sebelum memasuki masa transisi menuju dewasa.

Lalu, apa sebenarnya arti dari usia 17 tahun atau yang terkenal sebagai Happy Sweet 17? Mengapa fase ini selalu menjadi hal penting bagi remaja?

Makna Happy Sweet 17

Sweet Seventeen atau Happy Sweet 17 dalam Kamus Bahasa Inggris-Indonesia berarti tujuh belas. Usia 17 tahun masih di kategori remaja menurut psikologi dan WHO, karena kategori remaja mulai dari usia 11 hingga 20 tahun.

Meskipun pandangan tentang Sweet Seventeen sering terlihat indah, pada kenyataannya remaja usia 17 tahun masih dalam masa transisi antara masa kanak-kanak dan dewasa.

Mereka berada dalam perkembangan mental yang belum matang, tidak stabil, dan rentan dipengaruhi oleh lingkungan.

Fase Sweet Seventeen, Apa yang Berubah pada Remaja?

1. Perkembangan Fisik

Remaja mengalami perubahan fisik seperti peningkatan berat badan dan tinggi badan, terutama dalam masa puber yang mencapai puncak pada usia 17 tahun.

2. Perkembangan Kognitif

Remaja mulai berpikir secara rasional, memiliki tujuan masa depan yang realistis, dan bertindak lebih mandiri.

3. Perkembangan Psikologis

Remaja mencari identitas diri, memikirkan tujuan hidup, dan menghadapi tantangan serta tekanan emosional.

4. Perkembangan Emosional

Remaja mengalami fluktuasi emosi yang terpengaruhi oleh berbagai faktor, belajar memaafkan, dan merasa nyaman dalam hubungan dengan lawan jenis.

5. Perkembangan Sosial

Remaja memiliki kedekatan dengan teman sebaya, menghabiskan waktu dengan sahabat dan pacar, serta memperluas lingkaran sosialnya.

6. Perkembangan Bahasa

Remaja berbicara layaknya orang dewasa, menggunakan istilah-istilah baru, dan mengembangkan kosakata bahasa yang kreatif.

BACA JUGA : 6 Restoran Sediakan Menu Ulang Tahun Gratis!

Tips Menghadapi Sweet Seventeen pada Remaja

  1. Berikan kepercayaan pada anak.
  2. Perhatikan penggunaan media sosial anak.
  3. Ajarkan pola hidup sehat.
  4. Peka terhadap perubahan pada anak.

Sweet Seventeen atau Happy Sweet 17 adalah fase penting dalam perkembangan remaja menuju dewasa. Dengan pemahaman dan dukungan yang tepat, orang tua dapat membantu remaja melewati masa ini dengan baik.

 

(Hafidah Rismayanti/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Hasil Jual Sapi, Gubernur Jabar Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Wali Kota Bandung Tegaskan Fokus Pemkot Pada Pelayanan Publik dan Agenda Pembangunan
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
Kelurahan Cantik 2026, Pemkot Cimahi Perkuat Pembangunan Berbasis Data Statistik
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
bank bjb Kerjasama dengan Lanud Husein Sastranegara Tingkatkan Layanan Perbankan
1457387472
Prediksi Skor Korea Selatan vs El Salvador: Taeguk Warriors Incar Kemenangan Sebelum Piala Dunia 2026
Berita Lainnya

1

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

2

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman

5

Sejumlah Ruko di Pasar Soreang Ambruk, Petugas Lakukan Evakuasi
Headline
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
Darurat Sampah Tidak Disetujui, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri
dadan
Geser Dadan Hindayana, Prabowo Tunjuk Naniek Deyang Jadi Kepala BGN yang Baru
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Farhan Utamakan Stabilitas Pelayanan Publik dalam Penataan Kabel Udara
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar
Ajukan Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Minta Dukungan Pemprov Jabar