Mengenal 8 Alat Musik Buhun Tradisional Asal Sunda

Angklung
(istockphoto)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sunda, sebuah wilayah di Jawa Barat, menyimpan kekayaan budaya yang luar biasa, termasuk dalam alat musik.

Berbagai alat musik tradisional Sunda menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakatnya, mewarnai berbagai upacara adat, pertunjukan seni, hingga kehidupan sehari-hari.

Artikel ini akan membahas dunia musik tradisional Sunda, dengan fokus pada alat musik yang memiliki sejarah dan keunikan tersendiri Karinding, Angklung, Calung, Arumba, Kecapi, Toleat, Tarawangsa, dan Jentreng.

1. Karinding

Karinding, alat musik yang berasal dari daerah Cineam, Tasikmalaya, Jawa Barat, memiliki sejarah panjang dan makna budaya yang mendalam. Nama “Karinding” sendiri berasal dari bentuknya yang menyerupai serangga bernama “kakarindingan”.

Dahulu, Karinding untuk para petani untuk mengusir hama di sawah. Selain itu, alat musik ini juga menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Sunda, khususnya dalam ritual perkawinan.

Memainkan Karinding dengan cara menyisipkannya ke dalam mulut, kemudian ujungnya dipukul atau disentil dengan jari. Suara “pow…” yang dihasilkan dari rongga mulut pemain, memberikan efek unik dan khas.

Meskipun pada dasarnya Karinding merupakan alat musik ritmis, beberapa pemain telah mengembangkan teknik untuk menghasilkan melodi yang memikat.

2. Angklung

Angklung, alat musik yang terbuat dari bambu, merupakan salah satu ikon budaya Sunda yang telah dunia akui. UNESCO mencatat Angklung sebagai Warisan Budaya Tak Benda Manusia pada November 2010.

Cara menggunakan alat musik Angklung dengan mengoyangkanya, menghasilkan suara getar yang unik dan merdu. Setiap ukuran bambu menghasilkan nada yang berbeda, menciptakan melodi yang harmonis.

Jonathan Rigg, dalam “Dictionary of the Sunda Language” (1862), mencatat Angklung sebagai alat musik yang terbuat dari pipa bambu yang dipotong dan diikat bersama dalam satu bingkai.

Teknik dasar dalam memainkan Angklung meliputi:

  • Kurulung : Menggetarkan tabung bambu ke kiri dan kanan secara berulang.
  • Centok : Menarik tabung bambu secara cepat ke telapak tangan, menghasilkan suara staccato.
  • Tengkep : Menahan satu tabung agar tidak bergetar, menghasilkan nada murni atau melodi tunggal.

3. Calung

Calung, alat musik yang terbuat dari bambu, merupakan prototipe dari Angklung. Namun, alat musik ini cara memainkannya dengan memukulnya, menghasilkan suara dentangan yang khas.

Calung terbuat dari bambu hitam (awi wulung) atau bambu putih (awi temen). Susunan bambu pada Calung mengikuti tangga nada pentatonis, menciptakan melodi yang khas.

Ada dua jenis Calung:

  • Calung Jinjing: Dimainkan dengan cara dijinjing.
  • Calung Rantay: Dimainkan dengan cara dirantai.

4. Arumba

Arumba, alat musik yang terbuat dari bambu, memiliki nama yang unik, yaitu singkatan dari “alunan rumpun bambu”. Alat ini awalnya menggunakan tangga nada pentatonis, namun seiring waktu, tangga nada diatonis juga digunakan.

5. Kecapi

Kecapi, alat musik petik asli Indonesia, memiliki sejarah yang panjang dan tersebar luas di berbagai wilayah nusantara. Di Sunda, Kecapi memiliki bentuk dan teknik bermain yang lebih maju dan berkembang.

Kecapi Sunda terbagi menjadi dua jenis berdasarkan fungsinya:

  • Kecapi Indung: Memimpin musik dengan intro, bridges, interlude, dan menentukan tempo.
  • Kecapi Rincik : Memperkaya iringan musik dengan mengisi ruang antar nada.

6. Toleat

Toleat, alat musik tiup yang berasal dari Subang, Jawa Barat, memiliki sejarah unik. Awalnya, Toleat terbuat dari jerami namun, seiring waktu, bahannya menjadi bambu tamiang karena lebih awet dan berkualitas.

Toleat memiliki delapan lubang nada dengan tangga nada slendro, menghasilkan suara yang unik dan mirip saxophone. Toleat biasanya beriringan dengan alat musik lain seperti kendang atau kecapi, bahkan dengan alat musik modern seperti keyboard.

7. Tarawangsa

Tarawangsa, alat musik gesek tradisional Sunda, memiliki sejarah yang lebih tua daripada rebab. Alat musik ini ada di berbagai wilayah Jawa Barat dan Banten, seperti Sumedang, Banjaran, Cipatujah, dan Kanekes.

Tarawangsa memiliki dua dawai, namun hanya satu yang digesek. Dawai lainnya dipetik dengan jari telunjuk kiri.

BACA JUGA : 15 Alat Musik Gamelan dan Cara Memainkanya

8. Jentreng

Jentreng, alat musik tradisional Sunda, mirip dengan Kecapi, namun berukuran lebih kecil dan memiliki 7 senar. Alat musik ini biasanya terbuat dari kayu bunga kenanga atau kayu nangka.

Alat musik tradisional Sunda ini merupakan bukti kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Sunda. Melalui melodi dan irama yang dihasilkan, alat musik ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menjadi media untuk melestarikan tradisi dan nilai-nilai luhur budaya Sunda.

Alat musik tradisional Sunda, dengan keunikan dan sejarahnya masing-masing, merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia.

Melalui musik, budaya Sunda terus hidup dan berkembang, menginspirasi generasi mendatang untuk menghargai dan melestarikan warisan leluhur.

 

(Hafidah/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
arteta
Arteta Bertahan hingga 2030, Arsenal Siapkan Era Baru Setelah Akhiri Puasa Gelar
LONDON, TEROPONGMEDIA.ID – Arsenal menunjukkan keseriusan membangun era kejayaan baru bersama Mikel Arteta....
Jorge Martin
Marc Marquez Pangkas Jarak, Terpaut Dua Poin dari Jorge Martin
MOTEGI, TEROPONGMEDIA.ID – Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin panas setelah Marc...
IMG-20260930-WA0004
PLN UP3 Majalaya Intensifkan Pemeliharaan Jaringan Listrik, Jaga Keandalan Pasokan bagi Pelanggan
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Majalaya...
Pemain Timnas Indonesia Persib
Timnas Indonesia Dibayangi Persaingan Selisih Gol, John Herdman Harus Benahi Lini Serang
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Timnas Indonesia menghadapi pekerjaan penting menjelang pertandingan terakhir...
IMG-20260928-WA0007
Pancasila dalam Genggaman, Ribuan Pelanggan PLN Majalaya Ikut Jaga Transparansi lewat SwaCAM
KABUPATEN BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Nilai-nilai Pancasila terus relevan dalam kehidupan masyarakat,...
Berita Lainnya

1

AC Milan
AC Milan Bawa Pulang Kemenangan Setelah Taklukan Como 2-1
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — AC Milan berhasil kalahkan Como dengan skor 2-1 dalam pertandingan...

2

penembakan Donald Trump-1
Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Sosok Thomas Matthew Crooks saat ini jadi sorotan usai pihak berwenang...

3

mengobati gigitan tomcat-1
Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Gigitan tomcat dapat menyebabkan kulit melepuh dan reaksi alergi pada...

4

Wisata Sepi
6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Dampak pandemi Covid-19 pada tahun 2020 lalu ternyata merambah ke sejumlah...

5

Gus Farkhan Gantikan Gus Miftah
Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden
JAKARTA,TEROPONGMEDIA.ID – KH. Ahmad Nasiruddin Arif, Mursyid Thoriqoh Naqsabandi Kholidiyah Mujaddidiyah,...
Headline
Dorong Tata Kelola dan Kepastian Hukum, bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten
bank bjb Perkuat Kolaborasi dengan Kejati Banten Demi Peningkatan Tata Kelola dan Kepastian Hukum
BANTEN, TEROPONGMEDIA.ID – bank bjb memperkuat sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Banten melalui Penandatanganan...
Ferry Paulus
Isu Panas Hak Persib Dipinjamkan LIB, Persija Layangkan Somasi
JAKARTA, TEROPONGMEDIA.ID – Persija Jakarta mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada...
IMG-20260926-WA0015
Tunjukan Kartu Anggota di Rakorda PSI Kota Bandung, Jokowi: Sudah Setahun
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo memamerkan kartu anggota Partai Solidaritas...
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
Hoaks Pemadaman Internet Tiga Hari Beredar, Masyarakat Diimbau Tak Panik
BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID – Informasi mengenai rencana pemadaman internet nasional selama tiga...