Mengejutkan! Tim PUBG Mobile Vietnam Bubarkan Semua Pemainnya

PUBG Mobile Vietnam Dingoz Xavier
PUBG Mobile Vietnam, Dingoz Xavier (Foto: Instagram @dingozxavier)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG,TM.ID: Pada tanggal 20 Januari 2024, kabar mengejutkan datang dari salah satu tim PUBG Mobile Vietnam yang tengah menanjak, Dingoz Xavier (D’Xavier).

Tim ini secara resmi mengumumkan pembubaran seluruh pemainnya melalui akun Instagram @dingozxavier. Para penggemar dan pecinta e-sports PUBG Mobile pun dibuat penasaran, apa yang menyebabkan keputusan dramatis ini.

Belum ada informasi pasti terkait penyebab pembubaran tim ini, dan yang lebih menarik, tidak ada satu pun pemain yang tersisa di dalam tim.

Hal ini mengundang berbagai spekulasi di kalangan komunitas PUBG Mobile, dengan banyak yang berspekulasi bahwa pemain-pemain tersebut kemungkinan besar akan diakuisisi oleh tim lain.

D’Xavier telah menjadi kekuatan mumpuni dalam dunia PUBG Mobile, dan performa mereka terus meningkat selama beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA: Alan Walker Hadirkan Lands Of The Heroes di PUBG Mobile

Keputusan ini membuat banyak orang bertanya-tanya, apakah pembubaran ini berkaitan dengan masalah internal, konflik di tim, ataukah ada faktor eksternal yang memengaruhi keputusan tersebut.

Franky, Lamborghini, Chua, Levis, Parajin, dan F1, adalah keenam pemain yang terkena dampak pembubaran tim ini. Mereka baru saja meraih prestasi di kejuaraan Clash of Giants Season 3, yang menjadi penampilan terakhir mereka di bawah bendera Dingoz Xavier.

Namun, kejutan tidak berhenti di situ, karena pihak official PUBG Mobile telah mengumumkan slot partnership untuk PMSL SEA 2024.

Dingoz Xavier sebelumnya terdaftar sebagai salah satu tim Vietnam yang mendapatkan slot partnership untuk PMSL SEA 2024.

Kemudian, muncul pertanyaan besar tentang bagaimana hal ini akan memengaruhi pemain yang sebelumnya terafiliasi dengan tim ini.

Apakah mereka akan tetap bersama dan bergabung dengan tim yang mendapatkan slot partnership ataukah mereka akan tersebar di berbagai tim?

Bagi para penggemar kompetisi PUBG Mobile, tahun 2024 tampaknya akan menjadi tahun yang penuh dengan perubahan dan dinamika baru.

Masih harus menunggu untuk melihat bagaimana PUBG Mobile, Dingoz Xavier, dan tim-tim baru yang berpotensi mengakuisisi pemain-pemain ini akan merancang peta kompetisi PUBG Mobile di masa depan.

Keputusan ini memberikan angin segar bagi kompetisi, sementara juga menimbulkan banyak tanda tanya.

 

(Mahendra/Aak)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
WhatsApp Image 2026-07-15 at 19.50
Ketua DPRD Kota Bekasi Jadi Narasumber Kajian Lemhannas RI, Soroti Pentingnya Aspirasi Generasi Muda dalam Politik
WhatsApp Image 2026-07-15 at 15.48
DPRD Kota Bekasi Soroti TPP PPPK 2025, Desak Kejelasan Janji Kenaikan Tunjangan
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.24
Banggar DPRD Kota Bekasi Bahas Tindak Lanjut LHP BPK dan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
WhatsApp Image 2026-07-13 at 15.03
NPCI Kota Bekasi Jajaki Sinergi dengan DPRD, Matangkan Persiapan Menuju PEPARPROV VII Jabar 2026
bank bjb ORI030
bank bjb Hadirkan ORI030, Pilihan untuk Membangun Masa Depan Lebih Sejahtera
Berita Lainnya

1

Prediksi Skor Hamburger SV vs Bayer Leverkusen Bundesliga 2025/2026, Duel Krusial di Volksparkstadion

2

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

3

Threads Melonjak Pesat, Jadi Penantang X Milik Elon Musk

4

Brace Cristiano Ronaldo Warnai Kemenangan Al Nassr atas Al Gharafa di Liga Champions Asia

5

Ribuan Atlet Jawa Barat Ikut Pengukuhan Pelatda PON XXI/2024
Headline
IMG-20260718-WA0005
Ketua DPRD Kota Bekasi Hadiri Raker dan Halal Bihalal Sahabat MUI, Dorong Dakwah Kolaboratif untuk Kota yang Harmonis
Lamine Yamal
Spanyol Lanjutkan Dominasi atas Prancis, Tiga Kemenangan Beruntun Antar La Furia Roja ke Final Piala Dunia 2026
Spanyol
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia: La Roja Andalkan Tembok Kokoh, The Red Devils Siap Beri Kejutan
WhatsApp Image 2026-07-09 at 18.58
Farhan: Pendapatan Daerah Kota Bandung 2025 Capai Rp3,79 Triliun