Mengapa Mahasiswa Sering Mengalami Stres? Apakah Aktivitas Kreatif Bisa Menjadi Solusi Ampuh?

-

Tidak ada video disisipkan.

SUAR MAHASISWA AWARDS –Mengapa banyak mahasiswa merasa terjebak dalam lingkaran stres dan kelelahan mental? Bayangkan jika ada cara sederhana dan menyenangkan untuk mengusir stres kuliah yang menumpuk tanpa harus mengorbankan waktu belajar.

Apa jadinya jika tekanan mental ini bisa diatasi dengan cara yang justru membuat bahagia dan lebih kreatif? Apakah aktivitas kreatif seperti melukis, menggambar, bermain musik, atau bernyanyi dapat menjadi salah satu solusi ampuh untuk meredakan stres? Mari kita ulas!   

Stres yang dialami mahasiswa bukan hanya berasal dari tekanan akademik, tetapi juga dari berbagai faktor lain seperti adaptasi sosial, masalah keuangan, tekanan keluarga, ketidakpastian masa depan, dan perubahan gaya hidup. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Smith dan Yang (2021), mahasiswa menghadapi stres yang disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi keseimbangan mental dan fisik mereka secara menyeluruh.

Semua mahasiswa, baik yang baru memasuki dunia perkuliahan maupun yang sudah lama, dapat mengalami stres. Faktor kepribadian, lingkungan sosial, dan kondisi ekonomi turut menentukan tingkat kerentanan seseorang terhadap stres. Mahasiswa yang jauh dari keluarga, menghadapi masalah keuangan, atau kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru biasanya lebih rentan terkena stres (Johnson, 2019).

Stres dapat muncul kapan saja selama masa kuliah, baik saat mengikuti perkuliahan, menjalani kehidupan sosial di kampus, maupun saat menghadapi masalah pribadi. Lingkungan kampus, kos-kosan, dan bahkan media sosial bisa menjadi sumber tekanan yang memperparah stres jika tidak dikelola dengan baik.

Aktivitas kreatif seperti melukis, menggambar, bermain musik, atau menyanyi dapat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengekspresikan emosi, mengalihkan pikiran dari tekanan, dan menenangkan sistem saraf. Dari sisi psikologi, melukis dan menggambar memungkinkan proses katarsis, yakni pelepasan emosi negatif yang sulit diungkapkan secara verbal (Halodoc, 2023). Bermain musik dan bernyanyi merangsang pelepasan hormon endorfin dan dopamin yang berperan dalam meningkatkan mood dan mengurangi kecemasan (Journal of The American Art Therapy Association, 2020).

Dari sisi neurologisnya, aktivitas ini mengaktifkan prefrontal cortex yang mengatur emosi dan fokus, sekaligus menurunkan hormon kortisol penyebab stres (Halodoc, 2023). Dengan demikian, aktivitas seni dan musik membantu mengembalikan keseimbangan psikologis dan fisiologis mahasiswa.

“Melukis dan bermain musik bukan hanya hiburan, tapi juga terapi yang efektif untuk membantu mahasiswa mengelola tekanan hidup yang kompleks,” ujar Dr. Rini Astuti, psikolog Universitas Indonesia.

Bagaimana Cara Mahasiswa Menggunakan Aktivitas Kreatif Ini?

·         Sisihkan waktu rutin minimal 30 menit untuk melukis, menggambar, bermain musik, atau bernyanyi.

·         Fokus pada proses kreatif dan ekspresi diri, bukan hasil akhir.

·         Bergabung dengan komunitas seni atau musik untuk mendapatkan dukungan sosial.

·         Gunakan aktivitas ini sebagai jeda dari rutinitas dan tekanan sehari-hari.

Mahasiswa yang rutin melakukan aktivitas kreatif cenderung memiliki tingkat stres lebih rendah, kualitas tidur lebih baik, dan motivasi belajar meningkat. Studi Universitas Udayana menemukan bahwa 66,66% mahasiswa mengalami penurunan stres setelah mengikuti terapi seni (Universitas Udayana, 2022). Musik juga membantu menurunkan tekanan darah dan memperkuat hubungan sosial yang penting bagi kesehatan mental.

Stres yang dialami mahasiswa sangat kompleks, tidak hanya terkait akademik, tetapi juga tekanan sosial, ekonomi, dan pribadi. Melukis, menggambar, bermain musik, dan bernyanyi adalah cara efektif yang didukung oleh ilmu psikologi dan neurologi untuk mengelola stres tersebut. Dengan rutin melakukan aktivitas kreatif ini, mahasiswa dapat menjaga kesehatan mental dan meningkatkan kualitas hidup selama masa kuliah.

 

Penulis: 

Karin Silviani 

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

2

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

3

Tips Mengobati Luka Melepuh Akibat Gigitan Tomcat, Jangan Digaruk!

4

Mursyid Asal Surabaya Dukung Gus Farkhan Evendi Jadi Utusan Presiden

5

Studio Alam Gamplong, Destinasi Perfilman Favorit di Sleman
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City