Menakar Mesin Maung Garuda Limosine, Transmisi Otomatis 8 Percepatan

maung garuda limosine (5)
(Pindad)
-

Tidak ada video disisipkan.

BANDUNG, TEROPONGMEDIA.ID — Mobil buatan PT Pindad Maung Garuda Limousine telah menjadi sorotan, seusai mengantarkan Presiden Prabowo Subianto, saat pelantikan, Minggu (20/10/2024).

Kendaraan yang berkelir putih dengan aksen krom yang mencolok, nampak berbeda sebagai kendaraan kepala negara tanah air dari yang sebelumnya.

Mesin Maung Garuda Limosine

(Pindad)

Berdasarkan informasinya, mesin Maung Garuda Limosine mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 199 TK, dengan kecepatan puncak mencapai 100 km/jam.

Mobil ini mengutamakan kenyamanan dan keamanan yang baik bagi presiden dan pejabat tinggi negara untuk keperluan agenda penting.

BACA JUGA: Mobil Maung Pindad yang Dipakai Iring-Iringan Prabowo dan Gibran: Spesifikasi dan Harga Terbaru

MV3 Garuda Limousine menggunakan basis MV3, tetapi telah mendapatkan pengubahan khusus untuk kebutuhan VVIP.

Menurut pihak PT Pindad, kendaraan ini tidak sama dengan model Maung yang telah meluncur pada waktu belakangan.

Jenis mesin yang tersemat pada mobil ini adalah turbo diesel berkapasitas 2.157 cc dan dengan transmisi otomatis 8 percepatan serta penggerak 4×4.

Meskipun terkonsep gagah dan berkelas, Garuda Limousine bukan untuk penggunaan off-road. Desain interior dan eksterior telah mendapatkan perubahan untuk memenuhi standar kendaraan VVIP.

Kekuatan dari mobil ini, dari bodinya saja terbuat dari material composite armor yang tahan terhadap serangan senjata kaliber 7,62 x 51 mm NATO ball dan 5,56 x 45 mm M193.

Begitupun dari kacanya, bisa meredam peluru senjata api dengan level B5/B6 dan ban tipe Run Flat Tyre (RFT) yang tetap bertahan meski bocor.

Berbeda dengan Mesin Produksi Massal

Mesin berbahan bakar solar ini akan menciptakan kombinasi performa mesin yang bertenaga dan fitur-fitur modern yang mendukung kenyamanan.

Meskipun tidak banyak informasi yang tersebar mengenai mesin ini, kubikasi 2.157 cc menunjukkan bahwa Garuda Limousine memiliki kapasitas yang berbeda dari model Maung yang mengandalkan basis kendaraan seperti Toyota Hilux atau Isuzu D-Max, yang masing-masing menggunakan mesin diesel 2.400 cc atau 1.900 cc.

Dengan kehadiran Maung Garuda dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2024-2029, PT Pindad tidak hanya menunjukkan kemampuannya dalam memproduksi kendaraan berkualitas tinggi, tetapi juga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan kendaraan bagi pejabat negara.

Kendaraan ini menjadi simbol modernitas dan kemandirian industri otomotif Indonesia, serta langkah penting dalam mempromosikan produk dalam negeri di tingkat internasional.

 

(Saepul/Budis)

Baca berita lainnya di Google News dan Whatsapp Channel
Berita Terkait
Berita Terkini
IMG-20260815-WA0004
Jumat Berkah PLN UP3 Majalaya, Hadirkan Semangat Berbagi di Momentum HUT ke-81 RI
WhatsApp Image 2026-08-15 at 11.52
KPU Kota Bandung Ajak Pemilih Pemula SMK Al-Hadi Jadi Pemilih Cerdas Lewat Pilketos
SAVE_20260815_081923
Memahami Aturan Pajak UMKM Terbaru: Tarif Tetap 0,5%, Berlaku Selamanya untuk Orang Pribadi
Gambar_stadion_segiri
Borneo FC Dapat Kepercayaan AFC, Samarinda Jadi Panggung Kompetisi Asia
WhatsApp Image 2026-08-14 at 12.30
Tangis Siswa Pecah di SD Kademangan, KKN UIN Bandung 203 Sorot Budaya Ejek di Kelas
Berita Lainnya

1

Profil Lengkap Budi Arie Menteri Komunikasi dan Informatika

2

6 Daftar Wisata, Dulu Favorit Sekarang Ditinggal Pengunjung

3

Woodyland Eatery Kafe Baru di Bandung Mengusung Tema Magical Forest Rest!

4

Meski Matic, ini Catatan Berkesan BBM Kijang Kapsul LGX

5

Siapa Thomas Matthew Crooks Penembak Donald Trump? Terdaftar Pemilih Partai Republik
Headline
WhatsApp Image 2026-08-15 at 17.09
Pesta Rakyat Meriahkan Pembukaan Alun-alun Bandung pada 17 Agustus
WhatsApp Image 2026-08-14 at 15.03
Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Kota Bandung Hadapi Berbagai Tantangan
siaran-pers-bersama-bank-bjb-x-persib-3-2
Kembali Berkolaborasi, bank bjb dan PERSIB Satukan Semangat Juara
WhatsApp Image 2026-08-13 at 17.36
Bandung Dorong Transformasi dari Smart City Menuju Data-Driven City